AHTRMI Sleman Ajak Generasi Muda Mencintai Lingkungan dengan Menanam Pohon di Hari Bumi

AHTRMI Sleman beri pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya reboisasi. Dengan adanya penghijauan maka air tanah dan oksigen kita dapat terjaga

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
Tribun Jogja
Redaksi Tribun Jogja mendapat kunjungan dari pengurus AHTRMI, Selasa (20/04/2021) 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Berkaitan dengan agenda menyambut Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2021, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Hutan Tanaman Rakyat Mandiri Indonesia (AHTRMI) akan mengadakan berbagai kegiatan.

Terkait tersebut, AHTRMI Kabupaten Sleman juga turut menggelar rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Bumi. Salah satunya adalah dengan meluncurkan gerakan Sekolah Hijau Bumiku Hijau. Kegiatan berupa penanaman pohon yang rencananya akan diselenggarakan di SMP N 2 Sleman.

Ketua AHTRMI Sleman, Didik Sugiharto menyatakan bahwa dipilihnya SMP N 2 Sleman karena sekolah tersebut ditetapkan sebagai sekolah adiwiyata yang peduli dengan lingkungan.

"Kami ingin menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk menanam pohon, dimulai dari generasi mudanya," Didik saat berkunjung ke Kantor Tribun Jogja, Selasa (20/04/2021).

Bibit pohon yang akan ditanam pun merupakan pohon buah. Harapannya ketika pohon tersebut sudah besar maka sekolah ataupun masyarakat sekitar bisa memanfaatkan buah hasil dari menanam pohon-pohon itu.

Sementara itu, Sekretaris AHTRMI Sleman, Nur Cahyoprobo berharap kegiatan ini dapat menginspirasi sekolah lain untuk melakukan penanaman pohon di lingkungan masing-masing.

"Gerakan mencintai untuk menyelamatkan bumi ini kita mulai dari sekolah. Harapannya yang muda bisa turut bergerak dan kita dapat lebih optimis akan keselamatan bumi kita," jelasnya.

Tak hanya sekedar menanam, pihaknya akan terus memantau perkembangan pertumbuhan pohon yang ditanam. Sedangkan untuk rangkaian kegiatan lainnya, di akhir bulan ini pihaknya berencana untuk menggelar seminar lingkungan sebagai penutup peringatan Hari Bumi.

Kegiatan ini ditempuh untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya reboisasi, penghijauan. Dengan adanya penghijauan maka air tanah dan oksigen kita dapat terus terjaga.

"Yang harus kita bentuk adalah kerangka berpikir masyarakat akan pentingnya pemeliharaan lingkungan. Karena akan jadi sia-sia jika kita hanya memberikan bibit dan pupuk kalau tidak ada pemahaman, kesadaran masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Tribun Jogja, Ribut Raharjo menyambut baik program yang diselenggarakan oleh AHTRMI Sleman.

"Gerakan ini butuh kesabaran. Menanam pohon butuh kesabaran hingga pohon tumbuh besar. Kesabaran diperlukan tak hanya untuk memelihara pohon saja, tapi juga memelihara kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan hidup," ujarnya.(*)    

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved