Vaksinasi Covid-19 Tetap Aman Dilakukan Saat Puasa

Jika seseorang sedang berpuasa menurut para ahli, imunitas selama menjalankan puasa lebih meningkat.

Editor: Santo Ari
tribunjogja
Pegawai dari Unit Transfusi Darah PMI Gunungkidul saat menjalani proses vaksinasi COVID-19 di Klinik Pratama Kartika 0730/Gunungkidul, pada Rabu (03/02/2021). 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM - Pemerintah telah menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut. Dan di Bulan Ramadan ini, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memastikan bahwa vaksin Covid-19 saat menjalankan puasa tetap aman.

Kabid Pencegahan & Pengendalian Penyakit dan Pengolaan Data & Sistem Informasi Kesehatan (P2P dan PDSIK), Dr.Lana Unwanah mengungkapkan, tidak adanya perbedaan kondisi saat imunitas tubuh selama bulan puasa berlangsung. Jika seseorang sedang berpuasa menurut para ahli, imunitas selama menjalankan puasa lebih meningkat.

"Jika warga Kota Yogyakarta sedang berpuasa boleh melakukan vaksin. Tidak ada perbedaan kondisi imunitas tubuh selama bulan puasa dengan ketika tidak berpuasa. Justru menurut para ahli, imunitas kita selama bulan puasa akan lebih meningkat jika dibandingkan ketika tidak berpuasa,” ungkapnya Jumat (16/4/2021).

Lana Unwanah mengatakan, hal tersebut tentunya didukung dengan pola makan yang teratur saat sahur dan berbuka puasa dengan memenuhi kebutuhan tubuh.

Ia mengatakan, mengatur pola makan yang baik ketika menjalani puasa bisa menjaga daya tahan tubuh. Maka dari itu diperlukan makanan yang mengandung karbohidrat dan protein sebagai sumber energi dianjurkan untuk terus konsumsi selama bulan puasa.

Tak hanya itu, asupan vitamin, termasuk vitamin D, juga dapat membantu mempertahankan daya tahan tubuh selama pandemi di bulan Ramadan ini. Selain itu, agar tetap bugar selama berpuasa dianjurkan melambatkan makan sahur di mana sahur dapat dilakukan menjelang imsak dan menyegerakan untuk berbuka puasa dimana dapat dilakukan ketika azan magrib berkumandang.

“Diharapkan masyarakat mengkonsumsi makanan yang manis untuk memenuhi asupan glukosa dalam tubuh. Selain itu perbanyak juga air mineral untuk tubuh,” ucapnya.

Kegiatan vaksin hingga saat ini masih terus dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Yogyakarta. Saat ini tahap kedua penyelenggaraan vaksin bagi lansia dan pelayanan public masih berjalan.

Diperkirakan pemberian vaksin tersebut hingga bulan Januari mendatang. Sudah tercatat sebanyak 45 persen pemberian vaksin tahap kedua bagi lansia dan pelayanan publik.

“Walaupun sudah diberikan vaksin, diharapkan masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan dengan tertib dan memberikan nutrisi untuk tubuh selama bulan puasa berlangsung,” tandasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembayun Setyaningastutie mengungkapkan, sebagai upaya penyesuaian, skema pelaksanaan vaksinasi mengalami perubahan sepanjang bulan Ramdan.

Vaksinasi biasanya digelar sejak pagi hingga sore hari, namun di bulan Ramadan, jadwal pelaksanaan diubah menjadi dua sesi, yakni di pagi hari dan setelah waktu berbuka.

"Mungkin kita laksanakan pagi satu sesi. Mungkin sesi berikutnya setelah buka puasa," jelasnya.

Hal itu perlu dilakukan mengingat umat muslim harus melakukan ibadah puasa. Sedangkan menurut anjuran, para calon penerima vaksin sebaiknya mengkonsumsi makanan sebelum menjalani vaksinasi.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved