Tips Pemeriksaan GeNose C19 saat Berpuasa

Jika ingin tes di siang hari, sebaiknya berkumur atau bersiwak terlebih dahulu untuk mengoptimalkan analisisnya.

Editor: Santo Ari
kompas.com
Calon penumpang pesawat menjalani pemeriksaan hembusan nafas dengan alat GeNose C19 di Bandar Udara Yogyakarta International Airport 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM - GeNose C19 kini telah menjadi salah satu alat deteksi Covid-19 yang banyak digunakan masyarakat.

Di beberapa moda transportasi juga memberlakukan syarat pemeriksaan GeNose C19 kepada calon penumpangnya.

Penumpang yang akan melakukan tes wajib tidak merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum dites.

Lantas, apakah syarat yang sama juga berlaku saat sedang berpuasa?

Dilansir dari Kompas.com, Public Relations GeNose C19 Gilang Desti Parahita mengatakan, masyarakat sebenarnya tetap bisa melakukan tes GeNose saat sedang berpuasa di waktu kapanpun.

Jika ingin tes di siang hari, sebaiknya berkumur atau bersiwak terlebih dahulu untuk mengoptimalkan analisisnya.

"Kalau dalam kondisi tidak berpuasa kan kita memang diminta tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang menyengat minimal 30 menit sebelum diuji," ujarnya.

"Nah ini karena puasanya sudah dipenuhi, kita tinggal minta untuk kumur-kumur saja supaya lebih maksimal hembusan napas yang keluar dan mudah dianalisis," sambungnya.

Gilang menuturkan, tes GeNose akan lebih optimal jika dilakukan tak lama setelah sahur dan satu jam setelah berbuka puasa.

Kendati demikian, tes GeNose pada dasarnya bisa dilakukan pada jam berapa pun selama mengikuti protokol kumur-kumur saat puasa.

"Namanya uji kesehatan apa pun kan protokolnya ketat, di sini protokolnya adalah kumur-kumur terlebih dahulu atau bersiwak," jelas dia.

Menurutnya, tes GeNose bisa dilakukan langsung setelah kumur-kumur tanpa ada jedah waktu lagi.

"Kan orang berpuasa itu memang hembusan napasnya berbeda, tapi bukan berarti berkumur-kumur terus ditelan ya," ujarnya.

Waktu optimal

Sementara itu, peneliti GeNose Dian Kesumapramudya mengatakan, pemeriksaan GeNose dianjurkan saat pagi hari seoptimal mungkin 6 jam setelah sahur.

Pasalnya, dikhawatirkan ada peningkatan asam lambung jika tes dilakukan lebih dari 6 jam usai sahur. Kondisi itu dapat memengaruhi hasil pembacaan GeNose.

"Terkait peningkatan asam lambung ini sebenarnya bisa diatasi dengan berkumur, meski tetap yang paling optimal kurang dari 6 jam sesudah sahur pemeriksaan GeNose-nya," kata Dian, dikutip dari laman resmi UGM.

Hingga saat ini, sebanyak 44 stasiun di tanah air telah menggunakan GeNose untuk skrining Covid-19. Menyusul empat bandara yaitu di Medan, Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Tes GeNose Saat Berpuasa agar Hasilnya Optimal"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

  • Kota Magelang

     
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved