Tips Pemeriksaan GeNose C19 saat Berpuasa

Jika ingin tes di siang hari, sebaiknya berkumur atau bersiwak terlebih dahulu untuk mengoptimalkan analisisnya.

Editor: Santo Ari
kompas.com
Calon penumpang pesawat menjalani pemeriksaan hembusan nafas dengan alat GeNose C19 di Bandar Udara Yogyakarta International Airport 

"Namanya uji kesehatan apa pun kan protokolnya ketat, di sini protokolnya adalah kumur-kumur terlebih dahulu atau bersiwak," jelas dia.

Menurutnya, tes GeNose bisa dilakukan langsung setelah kumur-kumur tanpa ada jedah waktu lagi.

"Kan orang berpuasa itu memang hembusan napasnya berbeda, tapi bukan berarti berkumur-kumur terus ditelan ya," ujarnya.

Waktu optimal

Sementara itu, peneliti GeNose Dian Kesumapramudya mengatakan, pemeriksaan GeNose dianjurkan saat pagi hari seoptimal mungkin 6 jam setelah sahur.

Pasalnya, dikhawatirkan ada peningkatan asam lambung jika tes dilakukan lebih dari 6 jam usai sahur. Kondisi itu dapat memengaruhi hasil pembacaan GeNose.

"Terkait peningkatan asam lambung ini sebenarnya bisa diatasi dengan berkumur, meski tetap yang paling optimal kurang dari 6 jam sesudah sahur pemeriksaan GeNose-nya," kata Dian, dikutip dari laman resmi UGM.

Hingga saat ini, sebanyak 44 stasiun di tanah air telah menggunakan GeNose untuk skrining Covid-19. Menyusul empat bandara yaitu di Medan, Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Tes GeNose Saat Berpuasa agar Hasilnya Optimal"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved