Kampung Wisata Warungboto, Tawarkan Rekreasi Berbalut Sejarah dan Edukasi

Koordinator Kampung Wisata Warungboto, Purnomo pun mengatakan, berbagai pengetahuan baru bakal didapatkan wisatawan saat berkunjung ke wilayahnya.

Editor: Santo Ari
Tribun Jogja
Situs Warungboto 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA  - Situs Warungboto yang jadi bagian dari Pesanggrahan Rejowinangun, merupakan daya tarik utama kampung wisata Warungboto.

Tapi, selain itu, terdapat pula potensi menarik dari masyarakat setempat yang membuat kampung wisata Warungboto layak dikunjungi.

Kampung wisata Warungboto mempunyai luas sekitar 86,6 Hektar. Secara kewilayahan, lokasinya berada di Kecamatan Umbulharjo, serta berdekatan dengan dua obyek wisata XT Square, dan Gembira Loka Zoo.

Oleh sebab itu, letaknya memang cukup strategis dan menguntungkan.

Layaknya perkampungan di tengah kota, kampung wisata Warungboto juga mengedepankan potensi masyarakatnya, untuk disinergikan menjadi sebuah paket tamasya.

Konsep yang diusung meliputi wisata edukasi, seni budaya, hingga sejarah melalui keberadaan situs Warungboto.

Koordinator Kampung Wisata Warungboto, Purnomo pun mengatakan, berbagai pengetahuan baru bakal didapatkan wisatawan saat berkunjung ke wilayahnya.

Ia menjelaskan, pelancong akan diajaknya singgah ke Warungboto Kreatif, pembuat kerajinan dari daur ulang sampah.

Sementara di klaster edukasi lain, terdapat pula kelompok warga yang mengkreasikan pewarnaan kain dengan sistem sibori, yang baru-baru ini tengah tren.

Menurutnya, para pengunjung diajari mewarnai kainnya masing-masing, selaras dengan selera dan keinginan sendiri.

"Nah, setelah selesai, dicelup, muncul motif dan dijemur ya. Sambil menunggu itu, kami ajak jelajah kampung, di sana terdapat beberapa potensi menarik," ujarnya.

Selanjutnya, wisatawan sudah dinanti pasukan anak-anak dari kelompok kesenian Among Siwi, yang telah siap sedia menyuguhkan atraksi seni tari klasik.

Tak lupa, wisatawan yang penasaran dan hendak menjalani kursus singkat gamelan, maupun karawitan juga dipersilakan.

Tidak berhenti sampai di situ, perjalanan jelajah kampung bakal ditutup dengan kulineran menuju kelompok perajin tempe, maupun Kelompok Melati 38 dan WB Boga, yang menyediakan berbagai menu tradisional khas.

"Kalau di sini, yang khas adalah nasi gudangan dan wedang seruni, yang terbuat dari rempah-rempah seperti jeruk nipis, serai, kapulaga, hingga gula batu," terangnya.

Setelah perut terisi, paket wisata berdurasi tiga jam lantas ditutup dengan kunjungan Petilasan Warungboto.

Ya, situs tersebut sempat viral karena dipilih menjadi lokasi foto pre-wedding putri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution beberapa tahun lalu.

"Situs Warungboto memang jadi andalan kami. Di sana juga kami sajikan Sendra Tari Padusan, ya, yang biasanya kita tampilkan di Merti Tuk Umbul," ungkapnya.

Merti Tuk Umbul sendiri merupakan kegiatan yang digelar menjelang memasuki bulan suci Ramadan, yang kemudian divisualkan secara apik mengusung tema utama 'Padusan'.

Namun, sejak pandemi Covid-19 melanda, agenda yang senantiasa dinanti-nanti itu, urung bergulir.

"Selama pandemi memang hampir tidak ada tamu. Kita berharap kondisi segera normal lah, karena tujuan kita kan bagaimana mendongkrak perekonomian masyarakat disini, lewat jaringan pariwisata," terangnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
1046 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved