Dimas Diajeng Sleman 2021 Dituntut Aktif Mengembangkan Pariwisata di Kabupaten Sleman

Dimas Diajeng Sleman memilih duta pariwisata yang mampu berinteraksi dengan masyarakat khususnya generasi muda melalui berbagai kegiatan yang positif.

Editor: Santo Ari
IST
Puncak Penobatan Dimas Diajeng Sleman 2021 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, SLEMAN - Setelah diadakannya Pemilihan Dimas Diajeng Sleman (PDDS) di tahun 2018 kemarin, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman kembali bekerja sama dengan Ikatan Dimas Diajeng Sleman (IDDS) mengadakan Puncak Penobatan Dimas Diajeng Sleman 2021.

Dalam agenda pemilihan setiap 2 tahun sekali ini, para 30 finalis, yaitu 15 dimas dan 15 diajeng, yang semestinya melangsungkan pembekalan, proyek, dan penobatan di tahun 2020 kemarin ini akhirnya harus menunda kurang lebih setahun karena adanya pandemi yang merebak mulai kuarter kedua 2020.

Sebelumnya telah berlangsung sebagian agenda, seperti seleksi semifinalis hingga finalis, pembekalan pariwisata dan budaya, serta proyek oleh finalis.

Kemudian di awal tahun 2021 kembali dilangsungkan agenda pembekalan lanjutan, penjurian akhir, dan penobatan Dimas Diajeng Sleman.

Terdapat beberapa perubahan rencana atas agenda pemilihan ini, seperti peniadaan media visit, city tour, field program, karantina finalis menuju penobatan, serta acara penobatan yang tanpa dihadiri langsung oleh audiens.

Meskipun demikian, PDDS 2021 telah direncanakan dengan matang oleh para penyelenggara dengan beradaptasi sesuai kondisi new normal, khususnya mengikuti protokol kesehatan, tanpa mengurangi esensinya.

Tak hanya itu, terdapat pula proyek yang digalang oleh para finalis dalam rangka pandemi, yaitu social media campaign #DimjengSlemanLawanCovid19 dan donasi #PedulidariRumah Dari Sleman untuk Indonesia Bebas Corona.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra. Suci Iriani Sinuraya, menyatakan bahwa tujuan pemilihan Dimas Diajeng Sleman adalah untuk memilih duta pariwisata yang mampu berinteraksi dengan masyarakat khususnya generasi muda melalui berbagai kegiatan yang positif.

Memilih putra putri daerah untuk menjadi ikon pariwisata di Kabupaten Sleman dan merealisasikan komitmen dan pengabdian Dimas Diajeng untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam upaya mengembangkan pariwisata di Kabupaten Sleman.

"Diharapkan nantinya duta Kabupaten Sleman yang terpilih nanti dapat memenuhi harapan sesuai dengan tagline yaitu berkarakter, peduli dan berprestasi." ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sleman, Hj. Kustini Sri Purnomo, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Dimas Diajeng Sleman ini diharapkan dapat menjadi media dan sarana untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai kepariwisataan, dan dapat disebarluaskan kepada masyarakat luas melalui media sosial agar dapat meningkatkan kunjungan pariwisata.

"Dimas dan Diajeng merupakan public relation pariwisata Kabupaten Sleman. Mereka diberikan tantangan yang tidak ringan untuk melestarikan budaya Jawa sehingga kekayaan seni dan budaya di Kabupaten Sleman tidak tergeser dengan seni dan budaya asing," ujarnya. 

Acara Puncak Penobatan Dimas Diajeng Sleman 2021 akhirnya telah berlangsung di Ballroom Malika Sleman City Hall pada hari Jumat (09/04) yang diselenggarakan secara tertutup untuk umum dengan jumlah partisipan yang terbatas.

Seluruh partisipan yang terlibat telah memiliki hasil negatif tes GeNose C19 sesuai dengan protokol kesehatan dan siarkan pertama kali secara daring melalui youtube Ikatan Dimas Diajeng Sleman dan Instagram @dimjengsleman.

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved