Belajar Batik Khas Yogyakarta di Kampung Batik Giriloyo

Kampung Batik Giriloyo adalah sentra batik tulis terbesar di Yogyakarta, menjadi tempat yang sangat cocok untuk belajar batik.

Editor: Santo Ari
Tribun Jogja
Ibu-ibu di Kampung Batik Giriloyo, Karang Kulon, Wukirsari, Imogiri sedang membatik di pendapa Kampung Batik Giriloyo, Minggu (11/04/2021). 

Paket Belajar Batik 3
- Fasilitas : Makan siang, snack, peralatan membatik (pinjam pakai)
- Biaya : RP 50.000 per orang dengan jumlah peserta di atas 25 orang.

Jika ada pertanyaan lain terkait paket, bisa menghubungi 
-Isnaini Muhtarom (081227628690)
-Nur Ahmadi (082242775095)

Jam Buka: Kampung Batik Giriloyo buka setiap hari pukul 08.00-16.00. Namun bagi wisatawan yang akan berkegiatan di sana, disarankan untu melakukan reservasi terlebih dahulu.

Rute

Kampung Batik Giriloyo terletak sekitar 15 km dari pusat pemerintahan daerah Istimewa Yogyakarta. Kira-kira dapat ditempuh dalam waktu 40 menitan.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, maka arahkan perjalanan ke  simpang empat Terminal Giwangan, kemudian ke selatan menuju Jalan Imogiri Timur sekitar 4,5 km.

Setelah melewati Jembatan Karangsemut Sungai Opak atau Taman Singosari, ke selatan sekitar 300 meter ada sebuah gapura dan penunjuk jalan arah ke SMAN 1 Imogiri. 

Ikuti jalan saja, kemudian akan menemukan jalan bercabang dengan penanda sentra IKM batik Giriloyo, ambil kanan. Terus ikuti jalan saja sampai menemukan Embung Imogiri, masih lurus sampai menemukan tugu canthing. Tugu Canthing merupakan penanda ke Kampung Batik Giriloyo.

Selain bisa belajar membatik, berkunjung ke Kampung Batik Giriloyo juga bisa berwisata khas pedesaan. Tak hanya lingkungannya yang jauh dari keramaian, tetapi makanan tradisionalnya juga patut dicoba, yaitu wedang uwuh dan pecel kembang turi.

Salah satu wisatawan asal Jakarta, Viona mengaku sangat senang berkunjung ke Kampung Batik Giriloyo. Ia dan empat saudaranya bisa melepas penak dari sibuknya kota megapolitan.

"Selain bisa refreshing juga bisa belajar membatik. Yang jelas bisa menambah pengetahuan tentang batik, dan bisa merasakan susahnya membuat batik tulis. Menjadi pengalaman yang baru buat saya,"ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved