Cara Skrining Covid-19 dengan GeNose C19 di Rumah Sakit UII

Di RS UII, mula-mula calon pengguna GeNose C19 harus mendaftarkan diri di Poli Skrining. Berikutnya, calon pengguna melakukan pembayaran di kasir

Editor: Santo Ari
Tribun Jogja
Seorang warga melakukan pemeriksaan Covid-19 dengan GeNose C19 di Rumah Sakit UII. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Pemeriksaan cepat Covid-19 dengan GeNose C19 semakin banyak diminati masyarakat Indonesia.

Kelebihan dari alat buatan para peneliti UGM ini adalah biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah dibanding tes deteksi Covid-19 lainnya.

Selain itu, penggunaannya pun mudah karena hanya membutuhkan embusan napas orang yang diperiksa.

Semakin banyak rumah sakit dan klinik yang menyediakan pemeriksaan dengan GeNose C19. Satu di antaranya adalah Rumah Sakit UII.

Di rumah sakit ini, mula-mula calon pengguna GeNose C19 harus mendaftarkan diri di Poli Skrining.

Berikutnya, calon pengguna akan diarahkan melakukan pembayaran di kasir. Biaya yang dikenakan adalah Rp50.000 per pengguna.

Setelah itu, calon pengguna akan diberikan kantung napas GeNose C19 dan diberitahu instruksi cara pemakaian. Pengguna kemudian diminta memasuki sebuah bilik khusus saat mengembuskan napas.

Berikut langkah-langkah pemeriksaan GeNose C19 :

1. Pasien melakukan puasa dan tidak merokok minimal 30 menit sebelum pemeriksaan GeNose C19.

2. Dorong katup warna biru untuk membuka.

3. Melakukan pengambilan napas yang dalam melalui hidung dan diembuskan melalui mulut sebanyak tiga kali.

4. Setelah pengambilan napas ke-4, embuskan melalui mulut ke kantung GeNose C19 sampai penuh.

5. Setelah kantung udara terisi penuh, segera tekan katup berwarna biru untuk menutup kantung udara.

Setelah selesai, kantung udara dikumpulkan. Sekitar 15 menit kemudian, hasil pemeriksaan GeNose C19 akan keluar, berupa negatif atau positif.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved