Melihat Eksistensi dan Peluang Investasi Keris di Pameran Keris Ndalem Yudhanegaran

Beragam keris dari era kerajaan Singosari, Padjajaran, hingga era Mataram dipajang dalam etalase ruang pameran.

Editor: Santo Ari
Tribun Jogja
Salah satu pecinta keris asal Solo sedang melihat beberapa jenis keris dalam pameran Gatra Winengku Tresna, Minggu (4/4/2021) 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Eksistensi salah satu pusaka asli Indonesia berupa keris tetap terjaga meski telah ratusan tahun berlalu.

Melalui pameran bertajuk Gatra Winengku Tresna yang digagas oleh sejumlah pegiat seni pusaka keris di Yogyakarta, puluhan keris berusia puluhan bahkan ratusan tahun dipajang.

Sejak dibuka pada Jumat (3/4/2021) kemarin, tak kurang dari 100 pecinta keris dari Yogyakarta atau bahkan dari daerah lain mengungjungi pameran tersebut.

Ketua Pelaksana pameran Gatra Winengku Tresna, Hedi Heriyanto menjelaskan, pameran keris tersebut lebih terfokus pada pamor wangkon.

Tujuan diadakannya pameran tersebut yakni untuk mengenalkan pusaka warisan nusantara tersebut kepada khalayak, terutama terhadap generasi milenial.

Hedi turut prihatin lantaran asumsi masyarakat sekarang ini melihat pusaka keris lebih dikaitkan dengan budaya klenik atau berbau mistis yang menyeramkan.

"Selama ini keris lebih kondangnya sebagai klenik. Ya ini buat edukasi, terutama generasi milenial supaya mengenal pusaka warisan Nusantara itu," katanya, saat ditemui di lokasi pameran yang digelar di Ndalem Yudhonegaran, Minggu (4/4/2021).

Pameran tersebut hanya digelar selama tiga hari, dan akan berakhir pada Senin (5/4/2021) besok.

Selain pameran, lanjut Hedi, terdapat pula beberapa keris dan perabot pusaka yang akan dilelang dalam pameran tersebut.

Sedikitnya ada sekitar 15 pusaka yang akan dilelang pada hari ini dan berakhir besok.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved