Menikmati Kelezatan Apem Beras Bu Wanti yang Melegenda

Kata apem berasal dari bahasa Arab yaitu 'afuum' atau 'affuwun' yang memiliki arti ampunan.

Editor: Santo Ari
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Apem Beras Bu Wanti 

Sesuai dengan fiosofi Jawa yang berfungsi sebagai penutup atau payung, panggunaan daun dedep srep tidak hanya di bulan ruwah namun juga digunakan untuk sesaji.

Apem bisa dinikmati oleh semua kalangan, tetapi untuk pesananan keraton tidak boleh dicicipi terlebih dahulu.

Bahan yang digunakan untuk sebuah apem terdiri dari tepung beras, telur, kelapa muda, gula pasir, santan, ragi, dan diberi tambahan sedikit garam.

Konsumen juga boleh request saat memesan kue apem.

"Kalau mau pake tepung tiwul juga bisa biar apemnya itu meprel (pecah), lebih enak ditambahkan dengan irisan nangka juga bisa," ujarnya.

Uniknya, adonan apem dipanggang bukan menggunakan kompor melainkan menggunakan tungku dengan bahan bakar arang.

Setelah matang, apem diangkat dan disajikan dalam sebuah nampan berbentuk persegi berbahan aluminium.

Tidak hanya warga lokal saja yang menjadi pelanggan ‘Apem Beras Bu Wanti’ ini, namun juga ada turis dari mancanegara. Salah satunya dari Negara Jepang, karena menurut mereka (turis Jepang) kue apem ini sekilas mirip dengan kue Jepang yaitu dorayaki.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved