Ini Penyebab Cuaca Kadang Panas dan Kadang Hujan

La Nina yang diprediksi bertahan hingga Mei 2021, maka sebagian besar wilayah Indonesia masih akan terlambat memasuki musim kemarau.

Editor: Santo Ari
via Rutgers University
Ilustrasi musim kemarau 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM - Cuaca beberapa hari ini tidak menentu, terkadang panas terik namun hari berikutnya bisa berpotensi hujan deras.

Apa yang menyebabkan cuaca tidak menentu?

Terkait hal ini, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa kondisi ini terjadi karena La Nina yang diprediksi bertahan hingga Mei 2021, maka sebagian besar wilayah Indonesia masih akan terlambat memasuki musim kemarau.

Sehingga, di sejumlah wilayah Indonesia periode musim hujan masih berpeluang berlangsung hingga akhir Maret ini, bahkan beberapa wilayah bisa berakhir di bulan April-Mei 2021.

Akan tetapi, sebagian wilayah lainnya justru sudah mulai memasuki peralihan musim hujan ke musim kemarau ataupun sebaliknya, yang biasa dikenal masyarakat dengan masa pancaroba.

"BMKG memprediksi peralihan angin monsun akan terjadi pada akhir Maret 2021. Dan setelah itu, Monsun Australia akan mulai aktif. Karena itu, musim kemarau 2021 diprediksi akan mulai terjadi pada April 2021," kata Dwikorita dalam jumpa pers, Kamis (25/3/2021).

Seperti yang telah disampaikan oleh BMKG beberapa waktu lalu, musim hujan di Indonesia pada beberapa wilayah memang akan berakhir di bulan Maret ini. Namun, sebagian lagi sudah berakhir di akhir Februari atau pun awal Maret lalu. Sehingga, dikatakan Dwikorita, pada akhir Maret ini hingga Mei 2021 mendatang, wilayah Indonesia mengalami masa peralihan atau masa pancaroba.

"Meski sejumlah daerah mulai memasuki musim kemarau (April-Mei 2021), namun tidak serentak," ujarnya.

Berkaitan dengan periode masa peralihan atau pancaroba ini, maka masyarakat juga harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap berbagai potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi.

Ada beberapa bencana hidrometeorologi yang berpeluang terjadi di masa pancaroba ini seperti:

  1. Hujan lebat dengan durasi singkat
  2. Angin kencang
  3. Puting beliung
  4. Waterspout
  5. Gelombang tinggi
  6. Hujan es

Sementara itu, Dodo Gunawan, Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim menambahkan bahwa dalam memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, pemerintah daerah dapat lebih mengoptimalkan penyimpanan air untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Cuaca Tak Menentu Belakangan Ini? Kadang Panas, Kadang Hujan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved