Gratis Ongkir Melalui Program Aksi Coba Kuliner (SiBakul), Kerjasama Gojek dan Pemerintah DIY

Gratis ongkos kirim (ongkir) melalui program Aksi Coba Kuliner (SiBakul) yang dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Gojek

Editor: Santo Ari
Tribun Jogja
Penandatangan kerjasama Gojek dengan Dinkop UKM DIY, pada Kamis (18/03/2021). 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Gojek bersama pemerintah provinsi (Pemrov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan penandatangan kerja sama aplikasi Gofood, di Gedung PLUT UMKM, Dinkop DIY, pada Kamis (18/03/2021).

Kerjasama ini bertujuan untuk mendukung pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di DIY.

Melalui kerjasama ini, Gojek dan Pemprov DIY memperkenalkan gratis ongkos kirim (ongkir) melalui program Aksi Coba Kuliner (SiBakul) yang dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Gojek mulai 08 Maret 2021 sampai 08 April 2021.

Gojek dan Pemprov DIY memberikan gratis ongkos kirim maksimal Rp50 ribu untuk setiap transaksi yang dilakukan melalui layanan GoFood di aplikasi Gojek bagi masyarakat Yogyakarta dengan minimal transaksi Rp50 ribu.

Subsidi dalam bentuk gratis ongkos kirim hingga maksimal Rp50 ribu diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat Yogyakarta terhadap UMKM kuliner lokal, sehingga perekonomian terus berputar.

District Head Gojek Jateng & DIY, Ridzky Novasandro mengatakan, adanya program gratis ongkir dimaksudkan agar mendukung pelaku UMKM bangkit di tengah pandemi.

"Saat ini, UMKM harus diberikan akomodasi agar bisa bergeliat. Melalui gratis ongkir ini, tentunya menjadi ikhtiar kami agar bisa membawa UMKM di DIY bisa terbantu penjualannya,"ujarnya.

Selain memberikan pasar, pihak Gojek juga membantu UMKM untuk naik kelas dengan memanfaatkan media digital sebagai wadah berjualan dan transaksi.

Para pelaku UMKM yang bergabung dalam program Gojek gratis ongkir merupakan binaan Dinas Koperasi dan UKM DIY.

"Dengan memanfaatkan program gratis ongkir. Secara tidak langsung, akan mengajarkan UMKM untuk penjualan secara daring. Tak hanya itu, kami juga berikan pelatihan terhadap produk yang akan dijual supaya lebih menarik. Dan, tentunya UMKM tersebut, sudah melewati proses kurasi," terangnya.

Sementara itu, untuk jumlah merchants yang sudah tergabung dalam gratis ongkir sudah mencapai ratusan UMKM.

Di mana, tren dan reaksi masyarakat terhadap pelaku UMKM juga sangat positif.

"Meskipun berjalan baru satu minggu, tapi review dari masyarakat sangat baik sekali. Tentu kami berharap kerja sama ini bisa sustainable untuk mendukung pelaku UMKM,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengatakan, mengapresiasi dukungan Gojek terhadap kondisi UMKM.

"Kami sangat membutuhkan dukungan dukungan dari pihak lain. Jadi diawal kami melakukan pendataan dan hampir 59 persen menginginkan adanya solusi pemasaran dan jawabannya adalah di market hub ini dengan fasilitas free ongkir dengan menggandeng Gojek sebagai partner kami," ujarnya.

Dengan adanya kerja sama ini, lanjut Siwi, diharapkan bisa mendorong pelaku UMKM dalam menciptakan pasar.

Selain itu, bisa mendorong UMKM untuk berinovasi dalam meningkatkan kreatifitas.

"Adanya kerja sama ini, sangat membantu UMKM ke depannya. Apalagi, adanya elektronifikasi baik dari penjualan maupun transaksi yang bisa menjadi bekal UMKM nantinya. Maka dari itu, kami mendorong UMKM terutama kuliner untuk memanfaatkan program ini," pungkasnya.(ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved