Pastikan Tidur yang Cukup, Agar Tidak Timbul Efek Samping Peradangan Usai Vaksinasi

Peradangan dalam tubuh terjadi apabila pada malam hari, sebelum vaksinasi Covid-19, waktu tidur mereka kurang dari ideal.

Editor: Santo Ari
tribunjogja
Pegawai dari Unit Transfusi Darah PMI Gunungkidul saat menjalani proses vaksinasi COVID-19 di Klinik Pratama Kartika 0730/Gunungkidul, pada Rabu (03/02/2021). 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM - Vaksinasi Covid-19 terus dilakukan sejak awal tahun 2021. Dan sejauh ini dilaporkan adanya efek samping yang dinilai normal terjadi pasca inveksi,  salah satunya adalah peradangan.

Jika itu terjadi pada tubuh Anda, maka itu pertanda kurang tidur pada malam sebelum vaksin.

Dr Andreas Prasdja RPSGT dari Snoring & Sleep Disorder Clinic, RS Mitra Kemayoran Jakarta dalam acara virtual media briefing bertajuk Mengejar Mimpi di Tengah Pandemi, Selasa (16/3/2021) menyatakan bahwa kurang tidur itu erat kaitannya dengan vaksinasi.

"Kalau sebelum vaksinasi harusnya tidurnya cukup, maka responnya akan baik," kata Dr Andreas.

Menurut Dr Andreas, seringkali partisipan penerima vaksin merasakan respons tubuhnya tidak baik. Peradangan dalam tubuh terjadi apabila pada malam hari, sebelum vaksinasi Covid-19, waktu tidur mereka kurang dari ideal.

Lama tidur yang ideal adalah 6,5-8 jam pada malam hari. Kurang atau lebih dari waktu tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan secara fisik maupun psikis orang tersebut.

"Daya tahan tubuhnya baik dan akan awet (pada orang tidur cukup) dibandingkan dengan orang yang kurang tidur (sebelum divaksin)," ujarnya.

Daya tahan tubuh yang tidak optimal pada orang yang kurang tidur ini akan berakibat pada tingginya hormon stres yang dihasilkan. Sehingga, setelah suntik vaksin Covid-19, efek yang dirasakan terasa peradangan dalam tubuh.

"Hormon stres akan meningkatkan sel-sel inflamasi atau meningkatkan peradangan di dalam tubuh," ujarnya.

Ia menegaskan, dari berbagai riset jelas menunjukkan bahwa erat kaitannya sel-sel inflamasi dengan berbagai gangguan pada proses tidur.

Ada banyak sekali gangguan proses tidur, diantaranya seperti insomnia, hypersomnia, tidur berjalan, nightmare, sleep terror, sleep apnea, hingga yang terbaru dikenal dengan istilah coronasomnia.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi efek vaksinasi yang kurang baik bagi tubuh, Dr Andreas mengingatkan agar masyarakat atau partisipan yang mendapatkan kesempatan vaksinasi Covid-19 jangan sampai kurang tidur di malam hari, makan makanan bergizi sebelum suntik vaksin Covid-19 keesokan harinya, serta jangan lupa sarapan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Suntik Vaksin Terasa Peradangan pada Tubuh, Ahli Sebut Kurang Tidur"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved