Tak Perlu Panik, Lakukan Pertolongan Pertama Ini Ketika Asam Lambung Naik

Pertolongan pertama saat asam lambung naik, perlu menghilangkan segala tekanan pada perut.

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
Emily Frost
Ilustrasi asam lambung 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Penyakit asam lambung naik adalah penyebab gangguan sistem pencernaan yang cukup umum.

Kondisi ini dapat membuat asam lambung yang sudah berada di perut kembali naik ke kerongkongan dan menimbulkan beragam gejala penyakit.

Melansir Medical News Today, gejala asam lambung naik yang cukup umum adalah munculnya rasa tidak nyaman sampai terasa panas di dada (heartburn).

Menurut American College of Gastroenterology, rasa tidak nyaman tersebut bisa menjalar di dada atau di belakang tulang dada.

Gejala asam lambung naik juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di tenggorokan.

Beberapa penderita gangguan asam lambung merasakan mulutnya terasa pahit dan asam saat penyakitnya kambuh.

Gejala asam lambung naik bisa berlangsung selama beberapa jam. Rasa tidak nyaman ini acap kali memburuk setelah makan atau dalam kondisi perut kosong. Penyakit asam lambung naik yang hanya kumat sesekali umumnya tidak perlu dikhawatirkan.

Apabila asam lambung naik kambuh lebih dari dua kali seminggu, pemicunya bisa karena gastroesofageal reflux disease (GERD). Apa pun penyebabnya, penyakit asam lambung naik bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya.

Berikut beberapa pertolongan pertama saat asam lambung naik untuk membantu meredakan penyakit:

1. Longgarkan pakaian

Melansir Healthline, tekanan pada perut dapat memicu naiknya asam lambung. Untuk itu, pertolongan pertama saat asam lambung naik perlu menghilangkan segala tekanan pada perut.

Saat penyakit kumat, segera longgarkan ikat pinggang, kait celana, baju, atau apa pun yang membuat penderita makin merasa sesak.

2. Berdiri tegak

Posisi tubuh tertentu terkadang bisa memicu asam lambung naik. Posisi yang tidak pas atau kurang nyaman dapat memberikan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah.

Bagian tubuh ini berupa otot berbentuk cincin yang mengontrol asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan.

Pertolongan pertama saat asam lambung naik juga perlu melibatkan perubahan posisi tubuh yang lebih tegak untuk mengurangi tekanan pada sfingter esofagus.

Jika saat asam lambung kambuh penderita sedang berbaring, coba posisi duduk atau berdiri.

Apabila posisi penderita saat asam lambung kumat sudah berdiri, coba tegakkan postur tubuh untuk berdiri lebih tegak.

3. Mengunyah permen karet

Penelitian pada 2014 membuktikan, mengunyah permen karet dapat membantu mengatasi asam lambung naik.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved