Komunitas Andong Malioboro Turut Sukseskan 12 Juta Merchant QRIS 2021

Melalui Program QRIS GUMATON, BI dapat meningkatkan akseptasi penggunaan QRIS oleh seluruh pelaku usaha di sepanjang Tugu, Malioboro dan Kraton

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY
Kepala Perwakilan BI DIY, Hilman Tisnawan saat mengkampanyekan penggunaan QRIS pada pembayaran di andong, pada Jumat (26/02/2021) 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY melaksanakan Program QRIS GUMATON (Tugu Malioboro dan Kraton) 2021.

Program ini terlaksana atas kerjasama dengan Pemerintah Daerah DIY, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DIY dan Penyedia Jasa Sistem Perbankan (PJSP) Bank dan Non Bank di DIY serta pihak terkait lainnya.

Tujuannya adalah untuk mendorong ekosistem digital DIY dan perluasan cakupan akselerasi transaksi digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program ini juga sejalan dengan suksesi Program 12 Juta Merchant QRIS 2021.

Salah satu pihak yang akan digandeng Bank Indonesia adalah Komunitas Andong Malioboro.

Saat ini, tercatat 60 andong yogya yang telah menggunakan QRIS – DANA untuk transaksi pembayaran.

Untuk itu, dalam rangka memberikan apresiasi kepada Komunitas Andong Yogya sadar QRIS, Bank Indonesia menyerahkan bantuan PSBI (Program Sosial Bank Indonesia) kepada 60 kusir andong QRIS dalam bentuk paket sembako pada 26 Februari 2021.

Ini adalah apresiasi tahap pertama kepada para kusir yang sudah sadar QRIS.

Bank Indonesia berharap penggunaan QRIS e-wallet dapat diikuti oleh pelaku usaha lainnya seperti komunitas becak, odong-odong, dan pedagang di sepanjang GUMATON.

Melalui Program QRIS GUMATON ini maka Bank Indonesia dapat meningkatkan akseptasi penggunaan QRIS oleh seluruh pelaku usaha di sepanjang Tugu, Malioboro dan Kraton.

Bank Indonesia pun mengajak PJSP baik bank maupun nonbank, komunitas pelaku usaha di sepanjang GUMATON, pelaku usaha di DIY dan masyarakat DIY untuk turut berpartisipasi sukseskan program menuju 12 Juta Merchant QRIS.

Di masa pandemi Covid-19 ini, transaksi secara contactless tentu dapat memperkecil risiko penyebaran virus ketimbang transaksi menggunakan uang tunai.

Selain itu, dengan bertransaksi menggunakan QRIS maka masyarakat turut membantu pencegahan peredaran uang palsu, mendorong efisiensi bertransaksi, meningkatkan keuangan inklusif dan memajukan pelaku usaha, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi DIY.

Sampai dengan akhir 2020, secara nasional tercatat 6 juta merchant QRIS.

Di 2021, Bank Indonesia mentargetkan akseptasi 12 Juta Merchant QRIS di seluruh Indonesia.

Saat ini, jumlah merchant QRIS DIY sebanyak 166,038 merchant, harapannya di tahun 2021 bisa bertambah 2 kali lipat atau lebih.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved