Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Akan Menjadi Bandara Pertama yang Menggunakan GeNose C19

Angkasa Pura I akan berkoordinasi untuk mengadakan 40 alat GeNose C19, termasuk menyiapkan area lokasi layanan GeNose C19 di YIA

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
ugm.ac.id
GeNose C19, alat pendeteksi Covid-19 yang dikembangkan peneliti UGM 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Setelah sukses dan memberikan banyak manfaat dalam perjalanan kereta api, alat deteksi Covid GeNose C19 akan digunakan di bandara pada 1 April 2021.

Terkait hal tersebut, PT Angkasa Pura I (Persero) menyambut baik rencana pemerintah tersebut.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, penggunaan GeNose di bandara dengan harga terjangkau akan meningkatkan trafik penumpang pesawat udara.

Menurutnya, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo akan dijadikan bandara percobaan pelaksanaan uji coba penggunaan GeNose C19..

Maka dari itu, pada fase persiapan ini, Angkasa Pura I akan berkoordinasi untuk mengadakan 40 alat GeNose C19, termasuk menyiapkan area lokasi layanan GeNose C19 di YIA.

Rencananya, PT Angkasa Pura I menyiapkan prosedur alur pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNose C19, dan melakukan simulasi pemeriksaan Covid-19 menggunakan alat ini pada minggu ketiga Maret 2021.

Setelah penerapan di YIA penggunaan GeNose C19 akan diperluas lagi ke bandara lainnya yang dikelola Angkasa Pura I.

Sedangkan untuk harga layanan GeNose C19 di bandara, perseroan akan menyampaikan kepada masyarakat jelang 1 April 2021.

Langkah ini pun dinilai dapat menambah pilihan layanan tes Covid-19 selain swab antigen dan PCR.

Penumpang KA jarak memanfaatkan GeNose C-19 di Stasiun Tugu
Penumpang KA jarak memanfaatkan GeNose C-19 di Stasiun Tugu (ist)

GeNose C19 di 8 Stasiun Kereta Api

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyatakan, hingga saat ini GeNose C19 sudah diterapkan di delapan stasiun kereta api.

Stasiun yang dimaksud adalah Stasiun Senen dan Gambir di Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Solo Balapan, Yogyakarta Tugu, dan Surabaya Pasar Turi.

Rencananya, penggunaan GeNose C19 terus ditambah hingga ke 44 stasiun kereta api yang ada di Jawa dan Sumatera.

Disebutkan, penggunaan GeNose C19 sangat diminati masyarakat karena prosesnya mudah, nyaman, dan harga lebih terjangkau.

dari data PT KAI, hingga pada 24 Februari 2021, alat GeNose yang ada di delapan stasiun kereta api sudah mendeteksi sebanyak 63.523 orang, dengan hasil negatif sebanyak 62.906 orang dan sisanya sebanyak 617 orang dengan hasil positif.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved