Kelompok Masyarakat yang Memiliki Interaksi dan Mobilitas Tinggi Jadi Sasaran Vaksinasi Tahap Kedua

Kelompok masyarakat yang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap kedua merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi

tribunjogja
Pegawai dari Unit Transfusi Darah PMI Gunungkidul saat menjalani proses vaksinasi COVID-19 di Klinik Pratama Kartika 0730/Gunungkidul, pada Rabu (03/02/2021). 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Tahap pertama vaksinasi Covid-19 yang menyasar pada tenaga kesehatan sudah mencapai lebih dari 70 persen dan belum ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius.

Kini, pemerintah pemerintah segera memulai vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang akan diberikan kepada Petugas Pelayanan Publik serta kelompok masyarakat lanjut usia dengan umur 60 tahun ke atas.

Maxi Rein Rondonuwu, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan program vaksinasi tahap kedua ini akan berlangsung mulai minggu ketiga Februari 2021 dan ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021.

Adapun total sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai lebih dari 38 juta orang terdiri dari 21 juta lansia dan hampir 17 juta petugas pelayanan publik.

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua akan segera dimulai dengan sasaran vaksinasi kepada petugas pelayanan publik termasuk pedagang pasar, guru, petugas transportasi publik dan lain-lain, serta juga kelompok masyarakat lanjut usia (60 tahun ke atas).

Kelompok masyarakat yang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap kedua merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga sangat rentan tertular dan menularkan virus COVID-19. 

  1. Pedagang pasar
  2. Pendidik (guru, dosen, tenaga pendidik)
  3. Tokoh agama dan penyuluh agama
  4. Wakil rakyat, pejabat pemerintah, ASN
  5. Pekerja Transportasi publik
  6. Pariwisata (petugas wisata, hotel dan restoran)
  7. Pelayan publik (Damkar, BPBD, BUMN, BUMD, BPJS, Kepala/perangkat desa)
  8. Keamanan
  9. Atlet
  10. Wartawan dan pekerja hiburan

Ketika kelompok prioritas ini terlindungi lewat vaksinasi, maka Indonesia dapat menurunkan laju penyebaran virus, mengurangi beban rumah sakit, serta membantu tenaga kesehatan.

Vaksinasi memiliki manfaat yang jauh lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan.

Namun perlu diingat bahwa meskipun telah divaksinasi harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, serta Mengurangi mobilitas) 

Vaksinasi untuk Lansia

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved