SD Tumbuh Pernah Digunakan Sebagai Sekolah Guru hingga Asrama Tentara

Bangunan SD Tumbuh didirikan pada tahun 1894 oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai Holland Indische Kweekschool (Sekolah Guru)

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
BPCB DIY
Bangunan SD Tumbuh di Jalan A.M Sangaji No. 48 Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Yogyakarta kaya akan peninggalan sejarah  dan cagar budaya, termasuk dalam hal ini adalah bangunan SD Tumbuh.

Dilansir dari Instagram Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY, Bangunan SD Tumbuh didirikan pada tahun 1894 oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai Holland Indische Kweekschool (Sekolah Guru).

Pada mulanya, Holland Indische Kweekschool (HIK) digunakan untuk asrama guru dan pengelola.

Bangunan HIK ini juga pernah digunakan menjadi tempat berlangsungnya Kongres I Budi Utomo pada tanggal 5 Oktober 1908.
.
Pada zaman Jepang, Holland Indische Kweekschool dihapus dan bangunannya digunakan sebagai sekolah guru laki-laki.

Setelah itu pada tahun 1950-an bangunan ini digunakan sebagai asrama tentara.

Pada tahun 1956 sekolah guru laki-laki diganti menjadi Sekolah Guru A (SGA), dan mulai tahun 1965 digunakan sebagai Sekolah Pendidikan Guru (SPG).

Pada perkembangannya, bangunan ini juga pernah digunakan sebagai Kantor Bidang Sejarah dan Nilai Tradisional Kanwil Depdikbud Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Badan Organisasi Wanita (BOW).
.
Gaya arsitektur dari bangunan SD Tumbuh ini adalah gabungan antara Indis dan Jawa.

Kini, Bangunan SD Tumbuh yang berada di Jalan A.M Sangaji No. 48 Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta pun telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya dengan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Nomor : PM.89/PW.007/MKP/2011.(*)

Sumber: Tribun Jogja

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved