AP I Bandara YIA Siapkan Transportasi dan Lokasi Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

kesiapan fasilitas pendukung sebagai pintu masuk warga negara asing (WNA) dalam masa adaptasi kebiasaan baru

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
tribunjogja
Petugas sedang melakukan pengecekan kondisi pesawat di Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Temon, Kabupaten Kulon Progo memastikan kesiapan fasilitas pendukung sebagai pintu masuk warga negara asing (WNA) dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Yogyakarta.

Langkah ini merupakan respon cepat atas diterbitkannya Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-01.GR.03.01 Tahun 2021 tentang perubahan atas Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-01.GR.03.01 tentang tempat pemeriksaan Imigrasi tertentu sebagai tempat masuk dalam masa AKB.

Angkasa Pura I telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan hal itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di Yogyakarta.

Koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuannya dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengenai potensi dan kesiapan pendukung YIA sebagai pintu masuk penerbangan internasional khususnya di masa pandemi Covid-19

Koordinasi yang dimaksud seperti dengan Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Satgas Covid-19 DIY, Kantor kesehatan pelabuhan, Bea Cukai, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, BPBD DIY, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, karantina ikan dan pertanian.

Suasana arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Bandara YIA, Kulon Progo.
Suasana arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Bandara YIA, Kulon Progo. (tribunjogja)

Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 26 Tahun 2020, kategori WNA yang diperbolehkan memasuki wilayah Indonesia yakni memiliki paspor domestik, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan memiliki izin dari kementerian atau lembaga terkait.

Pelaku perjalanan internasional yang berstatus WNI dan WNA dari luar negeri wajib mengikuti protokol kesehatan (prokes).

Seperti menunjukkan hasil negatif RT-PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan, mengisi e-HAC dan melakukan test ulang RT-PCR saat tiba serta wajib melakukan karantina selama 5×24 jam.

Adapun lokasi karantina WNI berada di area khusus yang ditentukan oleh Pemerintah Yogyakarta dengan kondisi hotel atau penginapan telah mendapat sertifikasi karantina Covid-19 oleh Kemenkes dengan biaya mandiri.

Sedangkan lokasi karantina dan transportasi pengangkut dari bandara akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah provinsi dan kabupaten.

Angkasa Pura I berupaya memastikan semua prosedur dilaksanakan sesuai prokes sehingga masyarakat Yogyakarta dapat membuka diri dengan rasa aman dan nyaman.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved