Asal-usul nama Jalan Malioboro

Ada beberapa pendapat tentang sejarah penamaan kawasan yang juga menjadi bagian dari sumbu imaginer Pantai Selatan - Kraton Yogyakarta - Gunung Merapi

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
Shutterstock
Jalan Malioboro 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Jalan Malioboro sangat terkenal dan menjadi destinasi utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Bagi wisatawan yang datang ke Yogyakarta, mereka merasa belum ke Yogyakarta jika belum ke Malioboro. Bahkan plang nama Jalan Malioboro menjadi spot favorit para wisatawan untuk berfoto.

Di kawasan tersebut banyak ditemukan banyak tempat yang menjadi sasaran pelancong, seperti Stasiun Yogyakarta, Benteng Vredeburg, Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, Gedung Agung, Kawasan Titik Nol Kilometer dan Pasar Beringharjo.

Jalan Malioboro juga terkenal dengan pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan aneka kerajinan, makanan dan oleh-oleh khas Yogyakarta.

Namun tahukah kamu asal-usul dari nama Malioboro?

Bukan Berasal dari Nama Jenderal Inggris

Ada beberapa pendapat tentang sejarah penamaan kawasan yang juga menjadi bagian dari sumbu imaginer Pantai Selatan - Yogyakarta'>Kraton Yogyakarta - Gunung Merapi itu.

Beberapa orang berpendapat bahwa kata Malioboro diambil dari nama Duke of Marlborough (1650-1722), seorang jenderal Inggris yang terkenal.

Pendapat ini mengemuka karena Inggris pernah menduduki Jawa pada tahun 1811-1816.

Kekaguman orang-orang saat itu pada sosok Marlborough, diyakini menjadi alasan mengapa jalan penting itu dinamai Malioboro.

Namun anggapan tersebut ditepis oleh Tim Hannigan, seorang penulis dan jurnalis di mana dalam bukunya yang berjudul ‘Raffles dan Invasi Inggris ke Jawa’ menyebut tidak ada kenangan populer pada masa pemerintahan peralihan Inggris di Jawa.

Yang ada adalah kenangan pahit penjarahan dan penghinaan terhadap Yogyakarta'>Kraton Yogyakarta.

Tim menyebut tidak ada satupun sumber orang Inggris pada zaman itu yang mengatakan nama Jalan Malioboro di Yogya berasal dari nama seorang Inggris bernama Duke of Marlborough.

Dalam Bahasa Sansekerta

Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa nama Malioboro disebut berasal dari kata Malyabhara.

Dalam bahasa Sansekerta, Malya berarti karangan bunga dan bhara berarti menyajikan.

Beberapa sejarawan meyakini, kata 'Malyabhara' menginspirasi Sultan Hamengku Buwono I, yang dikenal sebagai seorang perancang kota, untuk menamakan kotanya.

Malioboro lebih memungkinkan berasal dari bahasa Sanskerta ‘Malybhara’ yang berarti ‘dihiasi dengan karangan bunga’ yang merujuk pada para pelayan penyebar bunga saat menyambut Sultan ketika lewat di jalan tersebut.

Klaim tersebut dikuatkan dengan adanya gagasan Malyabhara sebelum perjanjian Giyanti pada 1755.

Sesuai nama tersebut, jalan Malyabhara dipakai untuk menyambut kedatangan tamu-tamu pembesar Belanda dari Batavia.

Di sepanjang Maliabara dipasang lengkung-lengkung papah kelapa berjanur kuning dan karangan bunga warna warni, sama seperti arti Malyabhara dalam bahasa Sansekerta.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved