Kamera Canggih Akan Rekam Pelanggaran di Jalan Secara Elektronik

sistem ini merupakan implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran-pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
RTMC Ditlantas Polda DIY
Ruang RTMC Ditalantas Polda DIY 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM,YOGYA - Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik adalah sebuah sistem penegakan hukum dengan memanfaatkan teknologi canggih berupa kamera yang dapat mendeteksi berbagai jenis pelanggaran lalu lintas.

Kamera ini menggunakan teknologi Automatic Number Plate Recognition (ANPR) atau biasa disebut kamera ePolice.

Perangkat ini mampu mendeteksi dan merekam informasi pelat nomor kendaraan ini diperuntukkan untuk menangani kasus pelanggaran rambu, marka jalan, dan menerobos lampu lalu lintas.

Dilansir dari website ETLE Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, sistem ini merupakan implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran-pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Pemetaan data kecelakaan menunjukkan keterkaitan antara tingginya pelanggaran dengan kecelakaan fatal yang terjadi.

Ada beberapa tahapan yang dilalui dalam penindakan melalui ETLE, yakni :

Tahap 1 : Perangkat secara otomatis menangkap pelanggaran lalu lintas yang dimonitor dan mengirimkan media barang bukti pelanggaran ke Back Office ETLE di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tahap 2 : Petugas mengidentifikasi data kendaraan menggunakan Electronic Registration & Identifikasi (ERI) sebagai sumber data kendaraan.

Tahap 3 : Petugas mengirimkan surat konfirmasi ke alamat publik kendaraan bermotor untuk permohonan konfirmasi atas pelanggaran yang terjadi.

Tahap 4 : Pemilik kendaraan melakukan konfirmasi via website atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum.

Tahap 5
Petugas menerbitkan tilang dengan metode pembayaran via BRIVA untuk setiap pelanggaran yang telah terverivikasi untuk penegakkan hukum.

Adapun kegagalan pemilik kendaraan untuk konfirmasi akan mengakibatkan blokir STNK Sementara baik itu ketika telah pindah Alamat, telah dijual, maupun kegagalan membayar denda.

Kesiapan Penerapan ETLE di Yogyakarta

Sementara dilansir dari Kompas.com, Daerah Istimewa Yogyakarta Polda DIY sudah memulai mengoperasikan tilang elektronik sejak akhir 2020 lalu, tepatnya pada bulan September.

Sebagai tahap awal Ditlantas mengoperasikan empat kamera pengawas yang dipasang di sejumlah titik, di antaranya simpan empat Condongcatur, Sleman, simpang Tugu Pal Putih Yogyakarta, Jalan KH Ahmad Dahlan, dan simpang Ketandan Bantul.

Hanya saja, tilang elektronik ini belum sepenuhnya diberlakukan di wilayah tersebut.

Dirlantas Polda DIY AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, untuk saat ini tahapan masih sekadar teguran saja belum ada penindakan. Hal ini dikarenakan situasi pandemi saat ini, sehingga kepolisian hanya memberikan pemberitahuan kepada pengendara jika sudah melakukan pelanggaran lalu lintas

Meski hanya sekadar pemberitahuan, pihak kepolisian tetap mengirimkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan. Dengan begitu, pemilik kendaraan yang bersangkutan bisa mengetahui pelanggarannya dan ke depan bisa lebih tertib berlalu lintas.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved