Cek Ketersediaan Tempat Tidur Rumah Sakit melalui SIRanap

Warga DIY dapat lebih mudah mengikuti update seputar ketersediaan kamar rumah sakit di Yogyakarta melalui SIRanap

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
kompas.com
Petugas kesehatan sedang berjaga di ruang perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit (RS) darurat Kota Bogor, Senin (18/1/2021) 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Masyarakat kini dapat mengakses informasi ketersediaan kamar rumah sakit.

Caranya adalah melalui Sistem Informasi Rawat Inap Rumah Sakit (SIRanap).

Warga DIY dapat lebih mudah mengikuti update seputar ketersediaan kamar rumah sakit di Yogyakarta melalui corona.jogjaprov.go.id, yang terintegrasi dengan SIRanap Kemenkes RI secara realtime.

Caranya adalah dengan mengaksesnya melalui //corona.jogjaprov.go.id/info-kamar-rs

Langkah yang selanjutnya adalah : 

  1. Klik Menu Cari Data
  2. Masukan Kelas Perawatan
  3. Input Provinsi dan Kota

SIRanap bisa diakses melalui jaringan internet dan di dalamnya tersaji data ketersediaan tempat tidur di seluruh fasilitas layanan kesehatan yang terdaftar.

SIRanap bisa memaparkan ketersediaan tempat tidur untuk pasien COVID-19 maupun pasien umum.

Lebih lanjut, Ditjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI juga telah meluncurkan aplikasi SIRanap yang bisa diunduh di Playstore secara gratis.

Selain itu, sistem ini juga dapat diakses melalui situs resmi Kemenkes.

Dengan sistem ini maka dapat mempermudah akses informasi ketersediaan tempat tidur di rumah sakit kepada masyarakat atau pihak yang membutuhakan.

Meminimalisir terjadinya kasus pasien ditolak karena tempat tidur penuh.

Menunjang pelayanan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat (SPGDT).

Dan menunjang sistem rujukan terintegrasi (SisRute).

Data akan disajikan realtime sesuai kepatuhan dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Data online di-update secara langsung oleh rumah sakit dan akan dimonitoring oleh Kemenkes secara terus menerus.

Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu

Untuk memperkuat sistem informasi di tingkat lokal, Dinas Kesehatan DIY tengah berupaya mematangkan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).

Sistem informasi tersebut memiliki fungsi yang sama dengan SIRanap milik Kemenkes RI.

SPGDT adalah sistem informasi pelayanan kesehatan yang nantinya akan bisa diakses masyarakat.

Beberapa tahun lalu SPGDT pernah dipakai dalam rangka transfer atau mengirim pasein dengan kondisi gawat darurat.

SPGDT yang dimaksud meliputi pelayanan kesehatan mulai dari prarumah sakit sampai antarrumah sakit itu sendiri.

Namun di tahap awal, hanya segelintir kalangan yang bisa mengakses SPGDT. Salah satunya adalah Puskesmas.

Harapannya dengan sistem ini, Puskesmas tak mengalami kesulitan untuk merujuk jika pasien yang berobat membutuhkan penanganan yang lebih intensif.

Hingga saat ini Dinkes DIY belum menentukan target terkait kapan SPGDT dapat diakses oleh publik. Namun pada saatnya sistem ini akan dibuka untuk umum.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved