Potensi Cuaca Ekstrem di DIY, Waspada Guguran Material Gunung Merapi

Intensitas hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi hampir di sebagian wilayah DIY, di semua kabupaten dan kota.

Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
ist
ilustrasi cuaca esktrem 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, DI Yogyakarta (DIY) masih harus menghadapi cuaca ekstrem di bulan Februari 2021 ini.

Intensitas hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi hampir di sebagian wilayah DIY, di semua kabupaten dan kota.

Dampak dari intensitas hujan sedang dan lebat itu berbeda-beda, tergantung dari topografi daerah masing-masing.

Kabupaten Sleman salah satu yang terdampak cuaca ekstrem dengan curah hujan cukup tinggi.

Akibatnya, di lereng Gunung Merapi berpotensi terjadinya longsor dan guguran material Gunung Merapi.

Maka dari itu, masyarakat diimbau agar tetap waspada, khususnya untuk para pengungsi yang telah dipulangkan.

Sebab, area 5 kilometer dari Gunung Merapi tetap berbahaya dan butuh kewaspadaan tinggi agar tidak terjadi bencana.

Selain itu, para penambang pasir dilarang untuk menambang pasir di hulu sungai karena masih sangat membahayakan dengan adanya intensitas hujan yang masih tinggi.

Ditakutkan adanya banjir yang menghantam hulu sungai ketika para penambang masih beraktivitas.

Cuaca Ekstrem di Sejumlah Daerah

Hujan deras disertai angin kencang dan petir diperkirakan masih akan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved