KRL Yogyakarta-Solo, Daya Angkut Lebih Banyak dan Lebih Cepat

KRL memiliki beberapa keunggulan di antaranya kapasitas angkut yang lebih banyak dan efisiensi operasional

tribunjogja
KRL Jogja-Solo Lakukan Uji Coba dari Stasiun Yogyakarta ke Solo Balapan 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Warga DIY akan mendapatkan fasilitas kereta rel listrik (KRL) Commuter Line. KRL di wilayah DAOP 6 ini adalah yang pertama kali beroperasi di luar Jabodetabek.

PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) merupakan bagian anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yang dipercaya untuk mengelola kereta api (KA) lokal di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta.

Diberikannya pengelolaan terhadap PT KCI sebagai dukungan oleh PT KAI untuk memperluas kereta rel listrik (KRL) di luar Jabodetabek. Sebelumnya, PT KCI berfokus pada pengelolaan layananan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di wilayah Jabodetabek.

Adapun pembangunan Elektrifikasi Jalur KA Yogya-Solo sepanjang kurang lebih 60 KM ini dimulai konstruksinya di tahun 2019 dan selesai di awal tahun 2021.

PT Kereta Api Indonesia (persero) juga membuka kembali sejumlah stasiun di lintas Yogyakarta – Solo yang sebelumya tidak melayani pengguna kereta. Sejumlah stasiun tersebut adalah Gawok, Delanggu, Ceper, dan Srowot

Sehingga stasiun yang dilewati KRL meliputi, stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delangu, Gawok, Purwosari, dan Solo Balapan dengan jarak tempuh sebesar 59,337 kilometer.

Stasiun ini lebih banyak dibandingkan dengan jalur KA Parameks yang hanya melewati sebannyak 6 stasiun.

Petugas mempersiapkan jaringan listrik yang digunakan untuk KRL
Petugas mempersiapkan jaringan listrik yang digunakan untuk KRL (tribunjogja)

Keunggulan KRL

KRL memiliki beberapa keunggulan di antaranya kapasitas angkut yang lebih banyak dan efisiensi operasional. Hal ini dikarenakan KRL menggunakan tenaga listrik yang dianggap lebih murah. Selain itu, headway kedatangan kereta juga bisa ditingkatkan.

Dengan beroperasinya KRL dari Jogja hingga Solo, praktis kereta berbasis listrik ini akan menggantikan operasional KA Prambanan Ekspres atau KA Prameks.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved