Syarat Membuat Kue Keranjang Harus dengan Hati yang Bersih

Dalam proses pembuatan kue keranjang, yang diperlukan tidak hanya bahan yang berkualitas, namun si pembuat pun harus dalam keadaan suci.

tribunjogja
Sianiwati (70) produsen kue keranjang khas Imlek sedang memeriksa kue yang baru saja dimasak di rumahnya Jalan Tukangan, Tegal, Panggung Danurejan Yogyakarta, 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM,YOGYA - Kue keranjang merupakan kue  yang selalu diburu warga keturunan Tionghoa dalam perayaan Tahun Baru Imlek

Untuk membuat kue keranjang tidak boleh sembarangan. Pembuat harus berdoa kepada Tuhan, agar diberikan kelancaran.

Selama pembuatannya pun harus dalam keadaan tenang, tidak boleh marah atau sedih.

Hal ini dilakukan karena selain untuk oleh-oleh dan dibagikan kepada keluarga, kue keranjang merupakan persembahan untuk para dewa.

Sebagai kue yang digunakan untuk sembahyang, bahan yang digunakan tentu harus dari bahan pilihan. Beras ketan yang dipilih adalah jenis Tolo, harus yang terbaik pula.

Gula pasir pun harus dimasak sangat lama, proses pengukusan bisa mencapai 9 jam bahkan lebih. Dan semua proses yang dilalui masih menggunakan tenaga manusia.

Hati yang bersih

Dalam proses pembuatan kue keranjang,  yang diperlukan tidak hanya bahan yang berkualitas, namun si pembuat pun harus dalam keadaan suci. Sebelum mulai, pembuat kue keranjang berdoa terlebih dahulu untuk memohon kepada pada Tuhan agar semua diberi kelancaran.

Perempuan yang sedang menstruasi tidak diperbolehkan membuat kue keranjang. Oleh sebab itu banyak pembuat kue keranjang berasal dari kalangan laki-laki.

Perasaan si pembuat dinilai dapat mempengaruhi hasil akhirnya. Jika si pembuat dalam kondisi berduka, maka kue keranjang tidak bisa kenyal, bahkan bisa lebih buruk hingga harus dibuang.

Tekstur pada kue keranjang memiliki arti sebuah kegigihan, keuletan, daya juang, dan pantang menyerah dalam meraih tujuan hidup.

Proses pembuatan dilakukan dengan pikiran yang bersih dan jernih, serta memerlukan konsentrasi. Pembuatnya harus membersihkan hati dari prasangkan buruk untuk menghasilkan kue yang enak dan tekstur yang sempurna.

Jika semua nilai dilanggar, kue keranjang yang dihasilkan akan tidak sempurna, lembek, dan pucat.

Proses pembuatan kue keranjang ini memiliki arti bahwa setiap manusia hendaknya selalu berpikir positif dan membersihkan hati dari prasangka yang buruk.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul "Rahasia Buat Kue Keranjang Khas Imlek Supaya Enak, Pikiran Harus Tenang"

Ikuti kami di
Penulis: Santo Ari
Editor: Santo Ari
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved