Desa Wisata Kelor

Sleman memang cukup banyak memiliki desa wisata yang memiliki keunggulan yang layak untuk dikunjungi wisatawan.

IG/@desa_wisata_kelor_jogja
Bangunan bambu bertuliskan Kelor menjadi penanda desa wisata di kawasan Turi Sleman ini. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, SLEMAN - Desa Wisata Kelor merupakan salah satu desa wisata menarik di Sleman. Para pengurus desa biasa menamakan diri desa wisata mereka dengan Dewi Kadjar atau akronim dari Desa Wisata Kampoeng Sedjarah.

Tak salah memang, karena latar belakang sejarah mereka sebagai markas tentara pelajar di masa lalu yang melekat.

Potensi

Tetapi, saat ini banyak juga yang mengunjungi Dewi Kadjar karena keberadaan sungai Bedhog di sebelah timur dusun yang menjadi potensi alamnya.

Sungai indah-alami dengan lebar 5m dan kedalaman maksimal 1,5m ini menjanjikan pengalaman berwisata trekking yang menantang dan mengesankan sehingga banyak digandrungi orang.

Keunikan

Menyusuri sungai dengan air jernih nan mengalir tenang di Desa Wisata Kelor seolah menjadi menu wajib yang terlalu sayang untuk dilewatkan.

Dipandu warga setempat, kita akan diajak mengenali alam secara lebih dekat.

Lingkungan pepohonan hijau, udara yang segar, air yang jernih, hamparan batu dan kerikil di dasar sungai yang memberikan sentuhan sensasional di kaki kita, serta kicauan burung dan suara satwa yang begitu merdu di telinga akan menjadi pengalaman yang terus terbawa hingga pulang ke rumah.

Desa Wisata Bokesan

Keseruan pengunjung di Desa Wisata Kelor, Sleman.
Keseruan pengunjung di Desa Wisata Kelor, Sleman. (IG/@desa_wisata_kelor_jogja)

Paket Wisata

Di Desa Wisata Kelor kita bisa memilih paket menginap (live-in) agar pagi-pagi kita bisa melakukan trekking sungai.

Sore harinya dilanjutkan dengan wisata sejarah, antara lain mengunjungi joglo bersejarah yang dibangun pada tahun 1835.

Joglo ini pernah menjadi markas Tentara Pelajar saat terjadi Clash II di Yogyakarta dan sekitarnya, termasuk Sleman.

Hingga saat ini bangunan joglo masih asli dan lengkap karena belum pernah mengalami perubahan berarti.

Kampung Flory Sleman

Kuliner

Agar petualangan menyusuri kampung sejarah menjadi sempurna, kita bisa memesan nasi pondoh, yaitu nasi yang ditanak dengan santan dan dipadatkan lalu dipotong kotakkotak, dimakan bersama tempe bacem.

Pada masa-masa sulit dahulu, mendapatkan lauk untuk dihidangkan bersama nasi tidaklah mudah.

Maka, muncul ide membuat nasi pondoh yang pulen-gurih dan enak dimakan meskipun tanpa lauk sehingga pantas dihidangkan.

Aktivitas Menarik

Aktivitas lain yang dapat dilakukan di Desa Wisata Kelor adalah belajar tentang budidaya salak sejak dari penanaman, pemeliharaan, panen, hingga pengolahan.

Jika ingin menikmati kesenian tradisional, warga bisa menyajikan kesenian kuda lumping, salawatan, dan barzanji.

Keseruan di Desa Wisata Kelor, Sleman.
Keseruan di Desa Wisata Kelor, Sleman. (IG/@desa_wisata_kelor_jogja)

Fasilitas

Desa Wisata ini menyiapkan home stay sebanyak 20 unit (maksimum menampung 100 orang), dan joglo tua.

Sementara parkir diperbolehkan menggunakan sepanjang jalanan kampung.

Lokasi

Desa Wisata Kelor berada di arah utara, sekitar 17 km dari pusat kota Yogyakarta.

Dari puncak Merapi kira-kira berjarak 25km, berada di kawasan selatan Merapi. Tepatnya di Dusun Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman, DI Yogyakarta.

Identitas

Nama: Desa Wisata Kelor
Alamat: Dusun Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman, DI Yogyakarta.
Potensi: Sejarah, Budaya dan Sungai Bedhog

Sumber

pariwisata.slemankab.go.id
Misroji Pengurus Desa Wisata
Anjar Gunadi Sie Promosi Dispar Sleman

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved