Desa Wisata Bambu Malangan

Desa Wisata Malangan terkenal mampu menghasilkan produk olahan bambu sebagai perabot maupun asesoris hingga kualitas ekspor.

Instagram/@desawisata_malangan
Salah satu produk olahan bambu yang dihasilkan oleh perajin di Desa wisata Malangan. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, SLEMAN - Desa Wisata Anyaman Bambu ini berada di Dusun Malangan, Desa Sumberagung, Ke­camatan Moyudan, Sleman, DIY.

Jaraknya sekitar 17 kilo­meter dari kota Yogya ke arah Barat Daya atau 30 menit waktu perjalanan.

Sejak lama, puluhan atau mungkin ratusan tahun yang lalu daerah Moyudan, Godean, Seyegan dan sekitarnya terkenal akan kerajinan anyaman bambunya.

Produk

Ada banyak peralatan rumah tangga dari bambu diproduksi di wilayah ini.

Pro­duk-produk tersebut antara lain tenggok, besek, tampah, tambir, erok-erok, kreneng, kalo, irik, dan sebagainya.

Hingga kini, sebagian be­sar warga di Malangan menganyam bambu sebagai pekerjaan sambilan. Tak sedikit pula yang menja­dikan pekerjaan ini sebagai pekerjaan pokok.

Ruang dan Koleksi di Museum Ullen Sentalu Sleman DIY

Sejarah

Seiring dengan berjalannya waktu, kreatifitas dan kebutuhan pasar pun berubah. Pesanan mulai meningkat dengan berbagai macam desain.

Para pengrajin pun selalu berusaha memenuhi permintaan tersebut. Pada tahun 1965, berdirilah pusat kerajinan bambu yang bernama Tunggak Semi di Malangan.

Sanggar ini menampung hasil anyaman warga untuk kemudian dibentuk menjadi aneka desain produk pesanan konsumen.

Usaha ini dirintis oleh Ahmad Sirat, orang tua dari Suryadi (Pemimpin Tunggak Semi saat ini). Dulunya, Ahmad Sirat adalah salah satu pekerja dari P.T Lipin, pabrik kerajinan bambu milik Jepang di wilayah itu.

Karena terjadi ketidak cocokan dengan internal P.T Lipin, Ahmad memilih untuk keluar dan mengembangkan usahanya sendiri.

Nama “Tunggak Semi” di ambil dari nama tunggak, yang berarti potongan dari bambu, dan semi yang berarti tumbuh berkembang kembali.

Produk olahan bambu dari desa wisata malangan.
Produk olahan bambu dari desa wisata malangan. (Instagram/@desawisata_malangan)

Jika diartikan menjadi bambu yang tunggaknya dipotong pasti akan tumbuh kembali. Dengan maksud usaha ini dapat terus berkembang.

Pada mulanya usaha ini dikembangkan hanya oleh sebatas keluarga, tetapi seiring berjalannya waktu, usaha ini mulai berkembang.

Pada tahun 1972, usaha kerajinan bambu ini mulai melebarkan sayap, salah satu konsumenya adalah P.T Panca Niaga Jakarta dan mulai diekspor ke luar negeri. Mulai saat itu banyak perusahaan dari Jakarta yang memesan produk kerajinan bambu.

Tahun 1987 Pusat Kerajinan Bambu Tunggak Semi beralih kepemimpinan. Sejak tahun itulah Tunggak Semi dipimipin oleh Suryadi (43) yang mengambil alih pimpinan dari ayahnya.

Di tangan Suryadi inilah Tunggak Semi semakin berkembang.

Museum Ullen Sentalu

Identitas

Nama: Desa Wisata Bambu Malangan
Alamat: Dusun Malangan, Desa Sumberagung, Ke­camatan Moyudan, Sleman, DIY.
Produk khas: Kerajinan bumbu
Telepon: 087738430889
Email: wisata.malangan@gmail.com
Instagram: desawisata_malangan
Website: dwmalangan.com

Sumber

dwmalangan.com
Anjar Gunadi Sie Promosi Dispar Sleman
wisatasleman.com
pariwisata.slemankab.go.id

Ikuti kami di
KOMENTAR
618 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved