KPAI Terus Awasi Persiapan Buka Sekolah

Hal ini berpotensi pada penularan kasus covid-19 di sekolah dan rentan anak menjadi korban.

Dok KPAI
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti (kerudung pink) saat meninjau kesiapan sekolah menuju sekolah tatap muka ditengah pandemi covid-19 tempo hari. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM - Keputusan pemerintah mengijinkan pembukaan sekolah pada zona kuning harus di sertai dengan persiapan pihak sekolah melakukan tatap muka.

Persiapan sekolah yang tidak maksimal memenuhi kriteria pencegahan penularan penyakit dalam protokoler kesehatan Covid-19 akan berpotensi membahayakan anak.

Melindungi anak bukan dengan zona tapi dengan persiapan pencegahan bahaya penularan yang ketat.

Oleh karena itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mulai melakukan pengawasan langsung kesiapan sekolah di zona apapun untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Pengambilan keputusan terhadap sekolah mana yang boleh membuka pembelajaran tatap muka dan tidak boleh tatap muka sangat tergantung terpenuhinya kriteria persiapan yang bertujuan melindungi anak dengan indikator yang dituju adalah sehat, jujur, sabar,dan cerdas.

"Anak menjadi cerdas atau memiliki kompetensi akademik di saat pandemic adalah tujuan akhir dari perencanaan buka sekolah di masa transisi darurat Covid-19, karena target pertama dan utama utama sebagai skala prioritas buka sekolah adalah penjagaan anak agar tetap sehat," ujar Retno Listyarti Komisioner KPAI Bidang Pendidikan.

Persiapan Buka Sekolah, KPAI Pengawasan Langsung ke Sejumlah Sekolah di Berbagai Daerah

KPAI Sayangkan Keputusan Pemerintah Soal Pembelajaran Tatap Muka Zona Kuning

Kepercayaan terhadap keadaan anak tetap sehat saat dilepas kembali ke sekolah sangat tergantung persiapan sekolah yang didukung semua stake holder pendidikan.

Kepercayaan dan keberanian publik tanah air khususnya orang tua melepas anak kembali belajar tatap muka di sekolah sangat tergantung dari persiapan konsep regulasi dan praktek nyata melakukan persiapan dalam ruang lingkup sistem pencegahan bahaya Covid-19 di sekolah, seperti menyediakan infrastruktur kenormalan baru di pendidikan.

Persiapan yang berikutnya pengecekan pengisian persiapan daftar periksa buka sekolah melalui aplikasi.

"Tugas ini baru awal dan akan diakhiri dengan kerja kerasnya seluruh pihak di Indonesia khususnya Inspektorat Kemdikbud dan Kementerian agama serta seluruh inspektorat daerah, Pengawas sekolah, guru,dan Kepala Sekolah," katanya.

Persiapan ini, kata Retno, akan bersambung dengan protokoler kesehatan Covid-19, kepatuhan, ketaatan, kedisiplinan, dan sanksi. Jadi sanksi hanya berhubungan dengan disiplin.

Persiapan buka sekolah itulah yang dapat terukur secara ilmiah linier nyata berpengaruh langsung dengan bahaya penularan Covid-19.

Untuk itu, KPAI sudah melakukan pengawasan langsung ke sejumlah SD, SMP, SMA/SMK di berbagai wilayah seperti Bekasi, Bogor, Depok, Bandung, Subang, Tangerang, Tangerang Selatan, dan DKI Jakarta. Ada pengaduan buka sekolah SMPN di Tasikmalaya.

"Ada juga pengawasan virtual beberapa sekolah di kota Mataram (NTB) dan Seluma (Bengkulu)," sebutnya.

Untuk sementara, hasil pengawasan menunjukkan banyak sekolah yang belum siap secara infrastruktur fisik, berbagai SOP (datang ke sekolah, di kelas, meninggalkan sekolah, ibadah di masjid sekolah, dll), maupun budaya baru di sekolah.

Dari total 21 sekolah, baru 1 sekolah yang memenuhi kesiapan infrastruktur maupun SOP mulai pintu gerbang, dalam kelas, saat istirahat, maupun tempat ibadah di lingkungan sekolah.

Banyak sekolah belum membentuk tim gugus tugas covid 19 di sekolahnya.

"Mayoritas sekolah masih bingung mempersiapan apa saja untuk menuju kenormalan baru, mereka butuh bimbingan dan pengawasan," pungkas Retno Listyarti, Komisioner KPAI.

Pihaknya melaporkan, pada Senin (10/8/2020) KPAI telah melakukan pengawasan langsung ke SMPN 1 dan SMAN 1 Kota Subang (Jawa Barat).

Pada Rabu (12/8/2020) KPAI juga melakukan pengawasan langsung dua sekolah di kota Bogor dan terjadwal audiensi dengan Wakil Walikota Bogor yang juga ketua Gugus Tugas Covid Kota Bogor.

Lalu, pada Kamis (13/8/2020) KPAI juga melakukan pengawasan langsung ke dua sekolah di Kota Bekasi dan ada agenda pula audiensi dengan Walikota Bekasi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved