KPAI Sebut Mayoritas Sekolah Belum Siap Lindungi Anak Didik dari Penularan Covid 19

Ketidaksiapan ini disebutkan berasal dari beberapa infrastruktur yang kurang memadai untuk melindungi anak didik.

Dok KPAI
Tim KPAI saat meninjau sekolah di Jawa Barat terkait PPDB dan infrastruktur menuju new normal belum lama ini. 

KPAI mendorong penyusunan meja kursi dan nomor absen anak ditempel di setiap meja sehingga anak tidak akan berpindah-pindah duduk.

Selain itu kursi meja sebaiknya dikurangi sesuai jumlahnya yaitu separuh siswa. Karena jika masih dibiarkan di kelas dan hanya di tandai silang. Kemungkinan besar anak akan duduk berdekatan untuk ngobrol dengan temannya akan terjadi, padahal wajib jaga jarak.

Dari hasil pengawasan, 44,44 persen sudah melakukan penyusunan meja kursi seperti itu, namun 55,56 persen belum, bahkan ada yang sama sekali belum mengubah posisi meja kursi seperti sebelum pandemic.

Lainnya, yakni Rapid tes apalagi tes PCR belum dilakukan oleh Dinas Pendidikan setempat, meskipun di beberapa sekolah yang diawasi, para gurunya sudah masuk ke sekolah setiap hari sejak 13 Juli 2020.

Para guru wajib absen dan memberikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring dari sekolah. Misalnya SMPN 2 Kota Bekasi dan SMPN 7 Kota Bogor.

Saat berbicang dengan para guru di SMPN 2 Kota Bekasi, ternyata ada guru yang tempat tinggalnya di Tasikmalaya, yang bersangkutan selalu pulang balik Jakarta-Tasikmalaya dengan kendaraan umum setiap akhir pekan.

Yang tentunya bersangkutan sangat beresiko tertular karena mobilitas Jakarta-Tasikmalaya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved