Dukung Protokol Kesehatan, BOB Serahkan Wastafel Portable di Tamansari Yogyakarta

Sebanyak 10 wastafel dipasang Badan Otorita Borobudur di destinasi wisata di Tamansari Kota Yogyakarta ini.

Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho
GKR Bendara (baju hijau) saat menggunakan wastafel portabel pemberian Badan Otorita Borobudur di Objek Wisata Tamansari Kota Yogyakarta, Rabu (12/8/2020). 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Sebagai bentuk dukungan serta pendisiplinan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, Badan Otorita Borobudur (BOB) memberikan bantuan berupa wastafel portabel ke destinasi wisata Tamansari, Kota Yogyakarta, Rabu (12/8/2020).

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama Badan Otorita Borobudur Indah Juanita yang dalam kesempatan ini didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo kepada GKR Bendara selaku perwakilan Kraton.

Sebanyak 10 wastafel dipasang Badan Otorita Borobudur di destinasi wisata di Tamansari Kota Yogyakarta ini.

Wastafel tempat pencuci tangan berbentuk gentong air itu merupakan bagian dari komitmen satuan kerja dibawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam menyambut adaptasi kebiasaan baru di Destinasi Pariwisata khususnya di Lingkungan Keraton Ngayogyakarta.

"Beberapa waktu lalu kami sudah membagikan wastafel Portable ke sejumlah destinasi wisata di DIY dan kali ini giliran daya tarik wisata di kawasan Kraton Jogja, tepatnya di Tamansari," papar Direktur Utama Badan Otorita Borobudur Indah Juanita usai penyerahan secara simbolis wastafel ke perwakilan dari pihak Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Tamansari.

Selain di Tamansari, kata Indah, BOB juga sudah memasang wastafel di beberapa lokasi destinasi antara lain di kawasan wisata Malioboro, Pantai Parangtritis Bantul, Pantai Baron Gunung Kidul dan Desa Wisata Kebun Teh Nglinggo Kulon Progo.

Mitra Binaan PT TWC Didorong Untuk Lakukan Sertifikasi SNI

PT Taman Wisata Candi Raih Penghargaan Mitra CSR dari Kabupaten Bantul

Adapun di lingkungan wisata Kraton, pemasangan wastafel dilakukan serentak dari Tamansari hingga Museum Kereta Kraton. Total ada 20 wastafel portabel yang diberikan BOB di destinasi wisata lingkungan Kraton Nyayogyakarta.

"Pada masa New Normal Tourism saat ini tentunya budaya hidup sehat harus selalu dilakukan. Akan banyak wastafel di lokasi-lokasi wisata dan kami memilih gentong air untuk sarana mencuci tangan," urainya.

Instalasi gentong air didesain khusus dengan meniadakan sentuhan tangan ke tempat sabun dan kran air, dengan dialihkan semua ke pijakan kaki yang ada di bagian bawah. Tempat gentong juga didesain khusus dengan motif batik.

BOB berharap, dengan persembahan wastafel portable ini, kiranya dapat ikut serta berperan dalam mencegah penularan dan penyebaran Rantai Covid-19 serta mendukung Gerakan BISA untuk menyambut Adaptasi kebiasaan Baru bagi masyarakat DI Yogyakarta dan sekitarnya.

Dijelaskan lebih lanjut, bantuan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen BOB untuk terus mengkampanyekan program gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) sebagai bentuk dukungan terhadap Destinasi Pariwisata yang terdampak Covid-19.

GKR Bendara mengapresiasi langkah BOB yang mendukung standar new normal yang diwujudkan dengan pemberian wastafel portabel di kawasan wisata Kraton Yogyakarta.

Lava Bantal Berbah Sleman

Cara Menuju Lokasi Bunker Kaliadem

Ia menjelaskan bahwa sejak April lalu, pihaknya menutup aktivitas wisata di Tamansari dan wisata Kraton lainnya. Hal ini lantaran wisata ini berada di tengah masyarakat sehingga berpotensi untuk menjadi kluster baru.

Hadirnya bantuan berupa wastafel portabel ini, kata dia, menjadi langkah positif untuk mendisiplinkan warga, wisatawan hingga pelaku wisata yang ada di kompleks Kraton agar upaya new normal dan protokol kesehatan benar-benar bisa diterapkan.

"Banyak masyarakat yang menggantungkan ekonominya dari wisata ini. Tentunya saya berharap adanya wastafel ini bisa membantu mendisiplinkan warga dan wisatawan. Kawasan wisata Tamansari dan lainnya tak boleh lengah dan harus ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Jadi saya berterimakasih atas kepedulian BOB dan Dinas Pariwisata terhadap perkembangan pariwisata yang terus mensupport destinasi kami," paparnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved