Elnusa Petrofin Rayakan Ulang Tahun ke-24 dengan Bagikan 31.059 Buku untuk Anak-anak

Ulang tahun ke 24 ini dirayakan secara sederhana namun penuh makna dengan puluhan ribu buku dibagikan kepada anak di Indonesia

Dok EPN
Elnusa Petrofin menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) “Berbagi Buku Untuk Nusantara” yang berlangsung dari tanggal 1-7 Juli 2020 dan dilakukan seluruh wilayah operasional EPN di penjuru Indonesia. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM - Elnusa Petrofin (EPN)'>PT Elnusa Petrofin (EPN) genap berusia 24 Tahun pada 5 Juli 2020 lalu.

Selama 24 tahun, Elnusa Petrofin mengukir namanya sebagai perusahaan penyedia jasa hilir migas terpercaya di Indonesia yang dengan penuh dedikasi menghantarkan Energi untuk penjuru Negeri.

Perayaan Ulang Tahun Elnusa Petrofin (EPN) ke 24 kali ini dirayakan dengan berbeda dan sederhana. Disesuaikan dengan kondisi yang ada, perayaan Hari ulang Tahun dilakukan melalui daring (online) yang diikuti seluruh pekerja EPN dari Sabang sampai Merauke.

Mengusung tagline New Normal Spirit! Sehat, Inovatif, dan Berbagi sebagai tema ulang tahun kali ini, Elnusa Petrofin memaknai hari jadinya dalam situasi yang penuh dengan perubahan yang menuntut semua pihak untuk senantiasa Agile, Adaptif dan Responsif menghadapi segala tantangan namun juga tetap menjunjung tinggi kepedulian terhadap sesama.

Sebagai wujud rasa syukur akan perjalanan usia Elnusa Petrofin ke 24 tahun, EPN menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) “Berbagi Buku Untuk Nusantara” yang berlangsung dari tanggal 1-7 Juli 2020 dan dilakukan seluruh wilayah operasional EPN di penjuru Indonesia.

Gagasan kegiatan CSR ini lahir dari kepedulian akan dunia pendidikan yang tentunya sangat terdampak dengan pandemic COVID-19.

Dimana banyak institusi Pendidikan tidak beroperasi dan mengganti kegiatan belajar mengajarnya via daring (online) dari rumah siswa dan siswi masing-masing.

Meski menggunakan daring, buku tulis maupun buku latihan seperti buku gambar serta buku bacaan tetap diperlukan oleh siswa untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Keadaan ekonomi orang tua serta anjuran social distancing serta tutupnya toko-toko yang menjual buku serta alat tulis membuat anak anak khususnya yang tinggal di daerah pelosok dan terpencil kesulitan untuk memperoleh buku dan alat tulis lainnya.

Momentum ini juga bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2020 yang semakin mendorong gagasan dan perwujudan dari konsep CSR ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved