Taman Wijaya Brata

Taman ini dibangun atas prakarsa Ketua Umum Majelis Luhur Tamansiswa menunaikan keinginan tersirat Ki Hajar Dewantara

Dok BPCB DIY
Pintu utama Taman Wijaya Brata di Kota Yogyakarta. 

Di dalam kompleks taman ini juga terdapat 217 makam kerabat dekat Ki Hajar Dewantara, keluarga Tamansiswa, serta para tokoh nasional bangsa Indonesia.

Keunikan Masjid Sela, Atap dari Campuran Putih Telur Hingga Masjid Pertama Kraton Yogyakarta

Makam Ki Hajar Dewantara dan Nyi Hajar Dewantara

Makam Ki Hajar Dewantara dan Nyi Hajar Dewantara berada di atas batur berbentuk persegi delapan berukuran panjang 10 m, lebar 8 m dan tinggi 0,8 m.

Untuk menggambarkan bahwa makam Ki Hajar Dewantara dapat dicapai dari segala arah, batur makam diberi lima tangga.

Kelima tangga tersebut terletak di sisi selatan dua tangga, sisi barat dan timur satu tangga dan sisi utara satu tangga yang dibuat hanya simbolis saja. Kelima tangga tersebut melambangkan Pancasila dan Pancadarma.

Jirat makam berbentuk persegi panjang, pada bagian atas terdapat nisan berupa lambang Tamansiswa, yaitu Cakra Garuda di sisi utara dan Cakra Kembang di sisi selatan.

Batu andesit untuk nisan Ki Hajar Dewantara dan Nyi Hajar Dewantara diambil dari bukit di desa Brejo, Godean, Sleman. Bahan jenis batunya padat dan masif, berwarna hijau muda, tidak mudah “gempil” bila dipahat.

´┐╝Di Taman Wijaya Brata terdapat relief perjuangan Ki Hajar Dewantara pada masa lampau dan pakeliran dinding batur yang terdapat di sebelah utara batur atau melatarbelakangi makam Ki Hajar Dewantara dan Nyi Hajar Dewantara.

Pakeliran tersebut disebut Wukir Pancadharmayang merupakan perwujudan dari ide Ki Sindhusisworo dan sebagai desainernya ialah Ki Suratman, Ketua Umum Majelis Luhur Tamansiswa.

Relief pada pakeliran menggambarkan pandangan hidup Tamansiswa dengan sistem Pendidikan Nasional, sebagai berikut:

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved