Makna Lima Tangga di Makam Ki Hajar Dewantara

Makam Ki Hajar Dewantara sendiri berada di atas batur berbentuk persegi delapan berukuran panjang 10 m, lebar 8 m dan tinggi 0,8 m

Dok BPCB DIY
Salah satu sudut bangunan makam Ki Hajar Dewantara di Taman Wijaya Brata Kota Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYAKARTA - Jika berkunjung ke makam Ki Hajar Dewantara, pengunjung akan menjumpai lima tangga. Lantas apa makna dibalik bangunan tersebut?

Makam Ki Hajar Dewantara dan Nyi Hajar Dewantara sendiri berada di atas batur berbentuk persegi delapan berukuran panjang 10 m, lebar 8 m dan tinggi 0,8 m. 

Batur makam diberi lima tangga. Tujuannya untuk menggambarkan bahwa makam Ki Hajar Dewantara dapat dicapai dari segala arah.

Kelima tangga tersebut terletak di sisi selatan dua tangga, sisi barat dan timur satu tangga dan sisi utara satu tangga yang dibuat hanya simbolis saja.

Taman Wijaya Brata

Kelima tangga tersebut juga melambangkan Pancasila dan Pancadarma.

Jirat makam berbentuk persegi panjang, pada bagian atas terdapat nisan berupa lambang Tamansiswa, yaitu Cakra Garuda di sisi utara dan Cakra Kembang di sisi selatan.

Batu andesit untuk nisan Ki Hajar Dewantara dan Nyi Hajar Dewantara diambil dari bukit di desa Brejo, Godean, Sleman.

Bahan jenis batunya padat dan masif, berwarna hijau muda, tidak mudah “gempil” bila dipahat.

Makna hingga Asal Usul Taman Wijaya Brata

´┐╝Di Taman Wijaya Brata terdapat relief perjuangan Ki Hajar Dewantara pada masa lampau dan pakeliran dinding batur yang terdapat di sebelah utara batur atau melatarbelakangi makam Ki Hajar Dewantara dan Nyi Hajar Dewantara.

Pakeliran tersebut disebut Wukir Pancadharmayang merupakan perwujudan dari ide Ki Sindhusisworo dan sebagai desainernya ialah Ki Suratman, Ketua Umum Majelis Luhur Tamansiswa.

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved