Pentingnya Bermain Sesuai Usia untuk Tumbuh Kembang Anak

sesungguhnya melalui bermain, aspek perkembangan fisik, keterampilan motorik, perkembangan kognitif, perkembangan sosial dan emosional dapat tumbuh

Ist
Instrumen mainan anak perlu disesuaikan dengan usia untuk tumbuh kembang. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM - Kebahagiaan terpancar jika anak sedang bermain karena bermain merupakan dunia mereka. Namun banyak yang memandang bermain adalah kegiatan yang tidak bermanfaat.

Padahal, anggapan ini salah karena sesungguhnya melalui bermain, aspek perkembangan fisik, keterampilan motorik, perkembangan kognitif, perkembangan sosial dan emosional dapat tumbuh.

Early Learning Centre (ELC) sebagai spesialis mainan edukatif melalui kampanye terbarunya #MainSamaAnak mengajak orang tua agar dapat mendampingi anak saat bermain.

Mohit Nigam, Brand General Manager ELC Indonesia mengungkapkan bermain merupakan aktivitas yang membuat mood atau hati anak menjadi senang. Tanpa disadari oleh anak, melalui kegiatan bermain yang menyenangkan, anak lebih mudah dalam menyerap banyak hal untuk perkembangannya.

"Kampanye #MainSamaAnak yang digagas oleh ELC mengajak orang tua untuk mendampingi saat anak bermain agar dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak dengan bermain sesuai usianya," katanya, Senin (13/7/2020).

Tugas utama anak usia dini adalah bermain. Dengan bermain menggunakan permainan yang tepat, anak dapat meningkatkan keterampilan bahasa dan berkomunikasi, kognitif, keterampilan sosial-emosional dan juga keterampilan fisik serta motorik.

Jadi Kelompok Rentan, Penting Jaga Nutrisi Anak di Tengah Pandemi Covid-19 

Mengatasi Anak dengan Alergi Susu Sapi di Tengah Pandemi, Orang Tua Wajib Tanggap

Perlu diingat pentingnya permainan yang tepat untuk masing-masing usia untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak:

Bermain sendiri untuk anak usia 0 – 2 tahun, termasuk di dalamnya:

Sensory play, dimana anak anak hanya melihat segala sesuatu yang menarik perhatiannya dan melakukan gerakan pada anggota tubuhnya.

Solitary play, biasa dilakukan bersama-sama, dimana anak dibiarkan bermain sendiri-sendiri dengan berbagai macam alat permainan yang mereka pilih.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved