Tahap Ekskavasi di Candi Gampingan

Usai mendapat laporan penemuan pada Juni 1995, BPCB DIY melakukan tiga tahap ekskavasi.

BPCB DIY
Beberapa sudut candi di situs candi gampingan yang ada di Bantul, DIY. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, BANTUL - Sebagai upaya pengumpulan data melalui penggalian tanah untuk melihat dan mengetahui kondisi candi usai ditemukan.

Candi Gampingan melalui tiga tahap ekskavasi yang dimulai dari tahun 1995 hingga 1997

Berikut tahap ekskavasi yang dilalui oleh Candi Gampingan.

Candi Gampingan berada pada kedalaman 120 cm di bawah permu­kaan tanah. Posisi candi yang demikian diduga karena dahulu tertimbun material vulkanik.

Tahap pertama dilaksanakan pada 3 hingga 10 Agustus 1995.

Tahap kedua dilaksanakan pada 31 Oktober hingga 10 November 1996.

Tahap ketiga dilaksanakan pada 20 hingga 29 Oktober 1997.

Candi Gampingan

Dari rangkaian kegiatan ekskavasi penyelamatan yang dilakukan oleh SPSP DIY diketahui bahwa di Situs Candi Gampingan terdapat beberapa struktur candi yang terbuat dari batu butih.

Candi Gampingan sendiri ditemukan pertama kali pada Juni 1995 oleh seorang bernama Sarjono ketika menggali tanah untuk membuat bata di tanah milik Mulyo Prawiro.

Penemuan tersebut dilaporkan ke Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Daerah Istimewa Yogyakarta/ SPSP DIY yang sekarang menjadi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Laporan penemuan candi kemudian ditindaklanjuti SPSP DIY dengan melakukan ekskavasi penyelamatan.

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved