Posko Pengaduan PPDB KPAI Terima 23 Aduan, Salah Satunya Keberatan Atas Kriteria Usia

Dari 19 pengaduan PPDB tersebut, hanya 1 pengaduan tentang keberatan usia. Namun, KPAI juga menerima 4 pengaduan, yang semuanya tentang keberatan usia

Dok KPAI
Tim KPAI saat meninjau sekolah di Jawa Barat terkait PPDB dan infrastruktur menuju new normal belum lama ini. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM - Posko pengaduan PPDB tahun 2020 yang dibuat oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), per 19 Juni 2020 kemarin telah menerima sedikitnya 19 pengaduan terkait PPDB.

Dari 19 pengaduan PPDB tersebut, hanya 1 pengaduan tentang keberatan usia. Namun, pada Selasa (23/6/2020) lalu, posko pengaduan KPAI menerima 4 pengaduan, yang semuanya tentang keberatan kriteria usia dalam PPDB 2020 di DKI Jakarta.

"Dari empat pengaduan tersebut ada satu yang keberatan usia anak berkebutuhan khusus (ABK) disamakan dengan anak-anak yang bukan ABK," kata Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan dalam keterangannya.

Dijelaskan, pengaduan atas keberatan kriteria usia dalam PPDB berasal seluruhnya dari DKI Jakarta.

Sedangkan pengaduan lain terkait masalah teknis, seperti server lemot, verifikasi data pendaftar terlambat, keberatan jalur prestasi yang diletakan pada jalur terakhir, dan masalah kelebihan dan kekurangan kuota di beberapa sekolah.

Pengaduan berasal dari 8 provinsi, yaitu wilayah DKI Jakarta; Kota Medan dan kab. Padangsidempuan (Sumatera Utara),; Panajam Paser (Kalimantan Timur); Palangkaraya (Kalimantan Tengah); Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok (Jawa Barat); Kota Malang dan kab. Sidoarjo (Jawa Timur); Kab. Bantul (D.I Yogjakarta);Kota Tangerang (Banten).

Yayasan Cendekia Mitra Indonesia Sumbang APD ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Balai Pengembangan (BP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) DIY

Kriteria Usia Sudah Sesuai Dengan Permendikbud tentang PPDB

Retno menjelaskan, seluruh masalah teknis, KPAI mencoba menyelesaikan dengan cara mengontak dinas pendidikan setempat untuk membantu menangani masalah tersebut.

Pengadu diberikan nomor pengaduan dinas pendidikan setempat, dan posko pengaduan KPAI juga memberikan informasi kepada pihak Dinas Pendidikan terkait pemgaduan tersebut agar pengadu dapat dibantu penyelesaikan permasalahan teknis tersebut.

Terkait dengan keberatan kriteria usia dalam PPDB tahun 2020, KPAI sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan sudah mendapatkan penjelasan, bahwa kriteria usia memang sudah sesuai dengan regulasi yang ada. Dimana ketentuan umur diatur dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019.

Dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 Pasal 24 tertulis bahwa seleksi jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orangtua calon peserta didik baru kelas 1 SD mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas usia (7-12 tahun) dan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam wilayah zonasi.

Sedangkan pada Pasal 25 tertulis, calon peserta didik baru kelas 7 SMP dan kelas 10 SMA dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam wilayah zonasi. Namun, jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah sama, seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir menggunakan usia peserta didik yang lebih tua berdasarkan surat keterangan lahir atau akta kelahiran.

Artinya, ketentuan kriteria usia yang digunakan ketika daya tampung melampaui jumlah pendaftar adalah merupakan kriteria kedua (bukan utama) setelah zona.

Ketentuan tersebut memang sudah sesuai dengan Permendikbud No. 44 tahun 2020 tentang PPDB.

"Jadi pemprov DKI Jakarta menerapkan aturan kriteria usia tersebut justru harus diapresiasi karena pemprov. patuh pada aturan yang ditetapkan pemerintah pusat, bukan malah disalahkan," ungkap Retno.

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved