Mitos Candi Abang, Dijaga Tokoh Terhormat Hingga Awan Berwarna Merah

Layaknya candi lain, Candi Abang juga memiliki mitoa yang hingga kini masih dipercayai oleh masyarakat

Mitos Candi Abang, Dijaga Tokoh Terhormat Hingga Awan Berwarna Merah
candi.perpusnas.go.id
Candi Abang tampak dari sisi tenggara.

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, SLEMAN - Seperti cerita candi-candi lainnya yang diiringi dengan mitos, Candi Abang juga tak terlepas dari mitos yang hingga saat ini masih dipercaya oleh masyarakat setempat.

Masyarakat setempat masih ada yang mempercayai bahwa Candi Abang dijaga seorang tokoh yang dituakan dan dihormati. Ia bernama Kyai Jagal, yang memiliki badan besar dan berambut panjang.

Kyai Jagal merupakan pelindung dari segala kerusakan. Pada zaman Jepang, penduduk sering berlindung di candi tersebut, karena ada kepercayaan bahwa Kyai Jagal akan melindungi mereka.

Kepercayaan akan Kyai Jagal sangat besar. Sehingga, ada kisah tentang sebongkah emas sebesar anak kerbau yang dipercaya ada di dalam tubuh Candi Abang, tetap tinggal cerita dan tidak ada seorang pun berani membuktikannya.

Lepas dari semua cerita, setiap tempat (salah satunya candi) memiliki kisahnya sendiri diantara warga masyarakat.

Semisal Candi Abang selalu dikaitkan dengan kisah harta karun yang terpedam, atau beberapa kisah tentang tempat mencari pesugihan.

Ada kisah-kisah mistis yang diceritakan warga lokal seperti tak adanya tanaman besar yang tumbuh di atas gundukan Candi Abang, namun hanya rumput saja?

Candi Abang

Bangunan Candi Abang dan Keunikannya

Jika mempelajari History of Java milik Raffles, beberapa candi bahkan ditemukan dalam kondisi “dicengkeram” oleh akar-akar tanaman besar. Lalu kenapa di Candi Abang malah tidak ada tanaman yang “mencengkeramnya”?

Ada juga cerita warga lokal, saat-saat tertentu apabila diatas candi ada awan maka awan itu akan berwarna merah, dan tidak semua orang akan melihat hanya orang orang yang dikehendaki saja yang bisa melihatnya.

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved