Badan Otorita Borobudur Siapkan Deloano Glamping Hadapi New Normal di Destinasi Wisata

Selain menyiapkan fasilitas dan sarana dan prasarana,persiapan juga dilakukan dengan menyusun SOP pencegahan covid-19

Badan Otorita Borobudur Siapkan Deloano Glamping Hadapi New Normal di Destinasi Wisata
Dok BOB
Sejumlah petugas saat membersihkan area Deloano Glamping di Purworejo Jawa Tengah sebagai upaya persiapan new normal. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Badan Otorita Borobudur (BOB) sebagai Satuan Kerja dibawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersiap menghadapi normal baru (new normal) yang diberlakukan di destinasi wisata.

Kendati belum ada instruksi resmi untuk membuka destinasi wisata, pihak BOB lebih memilih untuk melakukan persiapan jika sewaktu-waktu penerapan normal baru di destinasi wisata sudah direstui pemerintah pusat maupun daerah.

Beberapa persiapan yang dilakukan diantaranya dengan pembersihan di salah satu lokasi kawasan wisata naungannya yakni Deloano Glamping yang ada di Purworejo, Jawa Tengah.

Indah Juanita Direktur Utama BOB menerangkan pembersihan dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di kamar-kamar, pembersihan lokasi wisata dan penyiapan sejumlah fasilitas yang mendukung protokol kesehatan pencegahan covid-19.

"Persiapan sudah kami mulai sejak beberapa hari terakhir mulai dari obyeknya dibersihkan, disemprot disinfektan, kamar kamarnya. Disiapkan juga protokol covid, ada tempat cuci tangan, ada penanda jaga jarak," katanya, Selasa (9/6/2020).

Selain melakukan pembersihan dan peningkatan sarana prasarana yang mendukung protokol pencegahan covid-19, pihaknya juga tengah menyusun SOP pembukaan kembali destinasi wisata berdasarkan protokol pencegahan Covid-19.

Mulai Juni 2020 Kawasan PT TWC Borobudur Dibuka, Terapkan The New Normal Pariwisata

Penutupan Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Kembali Diperpanjang hingga 29 Mei 2020

Meski demikian, Indah mengatakan pihaknya hingga saat ini belum memiliki rencana untuk membuka kawasan wisata naungannya, namun akan lebih berfokus pada persiapan pembukaan kembali sesuai dengan protokol pencegahan.

"Untuk pembukaan Deloano Glamping di Purworejo, kami belum dibahas sampai kesana, karena kami patuh pada kebijakan pemerintahan pusat dan daerah. Kalau pemerintah pusat sudah mengizinkan pembukaan tempat wisata tapi daerah belum kan kami tak bisa memaksakan," tuturnya.

Penyusunan SOP pembukaan kembali destinasi wisata berdasarkan protokol pencegahan Covid-19, kata dia, juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk pemerintah provinsi DIY dan Jawa Tengah.

"Kami bekerja sama dengan Pemprov DIY dan Jateng dalam menyusun SOP saat New Normal nanti. Misalnya dalam menerima tamu itu harus seperti apa. Ini masih kami matangkan terus," tutup Indah.

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved