Candi Morangan

Candi Morangan bisa dikatakan sebagai salah satu candi paling utara di Sleman bahkan DIY. Candi ini punya sejarah yang tak kalah menarik

zoom-inlihat foto Candi Morangan
Dok kebudayaan.kemdikbud.go.id
Reruntuhan candi morangan di Sleman.

Kedua adalah relief dua wanita mengapit kendi besar dengan membawa kendi-kendi kecil. Relief ini menggambarkan salah satu adegan dalam upacara keagamaan. Kendi adalah tempat air suci yang dianggap dapat membersihkan noda dan dosa.

Ketiga adalah dua wanita menunggang gajah. Relief ini menggambarkan dua orang wanita menunggang gajah. Gajah adalah binatang istimewa karena pada zaman dulu hanya seorang raja yang boleh memilikinya sebagai simbol kemegahan kerajaan.

Sedangkan keempat adalah relief tiga orang resi membawa lontar pustaka (kitab suci) dan uptala (teratai biru). Sementara yang kelima adalah relief kepala Resi Agastya dalam relung.

Relief ini merupakan hiasan yang biasa terdapat pada bagian atap candi yang juga terdapat di Candi Gebang.

Sedangkan yang keenam adalah relief ayam jantan disangga gana. Gana, atau sering juga disebut Shiwaduta, adalah makhluk kecil pengiring Shiwa. Sedangkan ayam jantan melambangkan kekuatan, keberanian dan kesuburan. Selain itu dalam kehidupan keagamaan, ayam sering digunakan sebagai hewan korban.

Penjaga Kawasan Candi Morangan, Hasyim, menerangkan, sisi utara, barat, dan selatan tubuh candi memiliki memiliki relung yang berisi arca.

Namun semuanya telah diamankan oleh kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta.

Reruntuhan candi morangan di Sleman.
Reruntuhan candi morangan di Sleman. (Dok kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Identitas

Nama: Candi Morangan

Lokasi: Dusun Morangan, Sindumartani, Ngemplak, Sleman, DIY

Sumber

Andi Riyana Kanit Pemeliharaan BPCB DIY
candi.perpusnas.go.id
visitingjogja.com
kebudayaan.kemdikbud.go.id

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved