KAI Daop 6 Yogyakarta Resmi Perpanjang Pembatalan Operasional KA Reguler dan KA Bandara

Pembatalan KA reguler jarak jauh ini dilakukan sebagai dukungan kebijakan upaya pencegahan penyebaran dan penularan covid

Dok Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta
Kondisi KA di Daop 6 Yogyakarta yang berhenti karena pembatalan perjalanan akibat dampak covid-19 hingga 31 Mei 2020. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta resmi memperpanjang pembatalan seluruh perjalanan Kereta Api Reguler jarak jauh arah Barat (Jakarta/Bandung) maupun arah Timur (Surabaya/ Malang/Ketapang) dan KA Bandara YIA maupun KA Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS) hingga 30 Juni 2020.

Pembatalan sementara seluruh perjalanan KA reguler jarak jauh ini dilakukan sebagai dukungan kebijakan untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran dan penularan covid-19.

Sebelumnya PT KAI (Persero) menerapkan pola pembatalan sementara perjalanan KA sampai dengan tanggal 31 Mei 2020.

"Pembatalan sementara perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Reguler dan KA Bandara di wilayah Daop 6 resmi diperpanjang sampai dengan tanggal 30 Juni 2020 sambil dilakukan evaluasi dan mengikuti perkembangan dilapangan," kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto dalam keterangannya yang diterima Tribunjogjawiki.com.

Berikut Syarat Bagi Penumpang yang Ingin Naik Kereta Luar Biasa

Mulai 12 Mei 2020, KAI Operasikan Kereta Api Luar Biasa

Eko Budiyanto menambahkan kendati terdapat pembatalan perjalanan KA jarak jauh, namun PT KAI (Persero) tetap menjalankan KLB (Kereta Luar Biasa) dengan tujuan Gambir, Bandung, maupun Surabaya Pasar Turi yang dioperasionalkan secara terbatas sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR
405 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved