Mulai Juni 2020 Kawasan PT TWC Borobudur Dibuka, Terapkan 'The New Normal' Pariwisata

Pembukaan kembali kawasan wisata heritage ini tetap mematuhi protokol covid-19 yang diatur pemerintah.

Borobudurpark.com
Salah satu patung khas di Candi Borobudur. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, SLEMAN - Pengelola kawasan wisata, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) rencananya siap membuka kembali kawasan wisata heritage di Jawa Tengah dan DIY ini, Juni 2020 mendatang.

Pembukaan kembali ini disebutkan juga akan diikuti oleh beberapa fasilitas penunjang lainnya yang mana sebelumnya telah mengalami penutupan kurang lebih tiga bulan lamanya.

Pembukaan ini disebutkan akan memperhatikan himbauan dari Pemerintah Pusat khususnya dari Kementerian BUMN dengan menerapkan protokol COVID-19.

Taman Wisata Candi pada saat dibuka nanti telah siap menuju “The New Normal” Pariwisata.

Saat ini berbagai persiapan telah dilakukan dengan memperbaiki dan meningkatkan standar kualitas pelayanan menuju pariwisata yang bersih, sehat, dan aman untuk menerima seluruh wisatawan yang berkunjung.

Sektor Pariwisata di DIY Bersiap Hadapi Lonjakan Pasca Corona

Penutupan Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Kembali Diperpanjang hingga 29 Mei 2020

Hal ini sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang akan menerapkan program CHS (Cleanliness, Health, and Safety) di setiap destinasi pariwisata.

Edy Setijono, Direktur Utama PT TWC menyebut program ini dinilai penting, karena pandemi ini telah membuat perilaku manusia berubah.

Masyarakat jauh lebih peduli terhadap faktor-faktor kebersihan, kesehatan, dan keamanan termasuk dalam melakukan aktivitas berwisata.

"Dengan telah diterapkannya “The New Normal” Pariwisata diharapkan dapat membangun kepercayaan wisatawan, sehingga dunia pariwisata dan perekonomian di kawasan ini dapat bangkit kembali. meskipun kita yakin bahwa ini tidak akan cepat kembali normal seperti sediakala," terangnya, Senin (18/5/2020).

“The New Normal” Pariwisata yang dilakukan di destinasi TWC dikatakan Edy akan meliputi beberapa ketentuan yang diantaranya seluruh wisatawan yang masuk harus menggunakan masker, dilakukan pengecekan suhu tubuh untuk wisatawan, melakukan visitor management yang menerapkan physical distancing, menyediakan hand washing stations tiap 100 meter, signage dan information board protocol COVID-19, menempatkan Customer Service yang handal saat bertugas dan aktif mengarahkan wisatawan untuk menjalankan protokol yang sudah ditetapkan.

PT TWC Beri Bantuan Wastafel Portabel ke Puskesmas untuk Cegah Covid-19

Untuk mengurangi interaksi antara petugas dan wisatawan, PT TWC menerapkan pembayaran sebagian loket ticketing secara cashless di destinasi wisata kelolaannya.

Selain itu sebagai upaya menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan pedagang, juga diterapkan protokol COVID-19 di area sekitar perkiosan pedagang di destinasi, serta menyiapkan pelayanan kesehatan yang prima dengan tenaga dan ruang medis yang memadai.

"Sebelum membuka secara resmi destinasi TWC pada bulan Juni ini, PT TWC akan melakukan kegiatan pre operasional dengan mengadakan tour bersama media serta travel agent, untuk memberikan informasi terkait perubahan yang telah dilakukan di dalam kawasan destinasi," kata Edy.

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved