Bank Indonesia DIY Gelar Operasi Pangan Gratis Bantu Masyarakat Pra Sejahtera

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar operasi pangan dan bagi sembako gratis bagi masyarakat Pra Sejahtera

Dok Bank Indonesia DIY
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Hilman Tisnawan (kanan) saat memberikan bantuan kepada masyarakat pra sejahtera terdampak corona di Yogyakarta belum lama ini. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Meski, Gubernur DIY telah menghimbau kepada masyarakat DIY untuk melakukan social distancing dan Work/School From Home, tidak memungkiri bahwa masih banyak masyarakat yang “terpaksa” harus terus berada di luar dan melakukan human contact karena tuntutan pekerjaan. ‬

Yogyakarta sebagai salah satu Kota tujuan wisata di Indonesia, turut ‘terpukul’ dengan adanya COVID-19. Penurunan tajam jumlah kunjungan wisata, membuat ekonomi sektor pariwisata DIY dan yang terkait nyaris lumpuh.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Hilman Tisnawan dalam keterangannya menjelaskan banyak pekerja yang kehilangan pekerjaannya sebagai dampak sepinya wisatawan, diantaranya adalah Pedagang Kaki Lima (PKL), tukang becak, andong, odong-odong, dan pekerja lepas lainnya.

Wahana Menarik di Jogja Exotarium, Ada Edukasi Satwa hingga Budidaya Peternakan

"Ditambah dengan perpanjangan masa darurat COVID-19 menjadi 29 Mei 2020 oleh BNBP, diprediksi akan memperburuk kondisi ekonomi pekerja dimaksud," paparnya, Kamis (16/4/2020).

Sebagai wujud kepedulian terhadap dampak penyebaran COVID-19, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BI DIY) bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DIY dan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (KAFEGAMA) DIY menginisiasi ‘’Operasi Pangan Gratis’’ berupa pemberian sembako dan paket kesehatan untuk pencegahan COVID-19 (berupa masker dan handsanitizer) kepada masyarakat prasejahtera melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang akan dibagikan selama 2 (dua) periode (April dan Mei 2000).

Dijelaskan Hilman, total ada sebanyak 1.130 paket sembako akan diserahkan kepada Komunitas Alun-Alun Kidul, yang terdiri dari Pedagang Kaki Lima (PKL), tukang becak, andong, odong-odong, dan pekerja lepas lainnya serta kepada Persatuan Pedagang Pelataran (PAPETA) Malioboro.

Selain itu juga sebanyak 450 paket sembako untuk masyarakat Pra-Sejahtera DIY yang akan disalurkan bekerjasama dengan dengan Paguyuban Sampah Se-DIY dan Generasi Baru Indonesia (GenBI) DIY.

"Bantuan paket sembako kepada 14 Pondok Pesantren Binaan BI DIY juga diberikan.
Serta memberdayaan UMKM binaan BI DIY dalam rangka penyediaan paket sembako dan paket pencegahan COVID-19," lanjutnya. 

Mini Zoo Jogja Exotarium & Education Center

Ia berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi wabah ini. Sekaligus menginisiasi semua elemen masyarakat agar tergerak untuk bersama melawan COVID-19 dengan memberikan kepedulian bagi semua yang terdampak wabah ini.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved