Mulai 8 April hingga 30 April 2020, KAI Daop 6 Yogyakarta Batalkan KA Progo

Akibat wabah corona atau covid-19 membuat PT KAI Daop 6 Yogyakarta membatalkan KA Progo.

Dok Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta
Lengang, sejumlah penumpang duduk di kabim kereta api. Suasana tampak lengang menyusul pandemi covid-19 yang mewabah di Indonesia. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYA - Menyusul pandemi covid-19 membuat sejumlah layanan transportasi darat khususnya kereta api dikurangi. Hal ini rupanya juga berimbas pada layanan KA di Daerah Operasional 6 Yogyakarta.

"PT KAI (Persero) Daop 6 mulai 8 April hingga 30 April akan membatalkan perjalanan KA Progo relasi Lempuyangan Yk - Pasarsenin Jakarta," kata Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budianto kemarin.

Langkah ini diambil karena jumlah penumpang KA yang menurun secara drastis semenjak wabah virus corona masuk ke Indonesia.

Selain itu untuk mencegah rantai penularan virus corona PT KAI membatasi jumlah penumpang KA lokal termasuk Prameks dari yang sebelumnya mengangkut sebanyak 150 persen menjadi hanya 50 persen saja.

"Tentu untuk menjaga jarak atau physical distancing," beber Eko.

Mulai 12 April 2020, Penumpang Kereta Api Wajib Pakai Masker

Selain itu, kata Eko, penumpang KA juga diwajibkan untuk mengenakan masker ketika menaiki KA.

Adapun jumlah penumpang KA yang pada hari biasa sebelum wabah corona per hari mencapai 30.000 penumpang. Sejak wabah corona berangsur angsur turun hingga kisaran 3.000 penumpang saja per hari.

PT KAI, lanjut Eko, juga memberikan kebijakan pembatalan tiket penumpang yaitu pemberian bea tunai langsung karena pembatalan KA selama wabah virus corona.

Pengembalian bea tunai langsung berlaku mulai 1 April 2020. Pengembalian bea tunai langsung dilakukan pada hari H keberangkatan sampai dengan 30 hari setelah tanggal yang tertera pada tiket.

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved