Sejarah yang Perlu Diketahui Tentang Situs Ratu Boko

Situs Ratu Boko terletak sekitar 3 km ke arah selatan dari Candi Prambanan. Pengaruh Buddhisme dan Hinduisme terlihat di situs ini.

Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho
Kemegahan Keraton Ratu Boko di Sleman DIY. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, SLEMAN - Ratu Boko terletak sekitar 3 km ke arah selatan dari Candi Prambanan.

Kawasan Ratu Boko yang berlokasi di atas sebuah bukit dengan ketinggian ± 195.97 m diatas permukaan laut.

Situs Ratu Boko sebenarnya bukan sebuah candi, melainkan reruntuhan sebuah kerajaan.

Oleh karena itu, Candi Ratu Boko sering disebut juga Kraton Ratu Boko.

Disebut Kraton Boko, karena menurut legenda situs tersebut merupakan istana Ratu Boko, ayah Lara Jonggrang.

Diperkirakan situs Ratu Boko dibangun pada abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra yang beragama Buddha, namun kemudian diambil alih oleh raja-raja Mataram Hindu.

Peralihan ‘pemilik’ tersebut menyebabkan bangunan Kraton Boko dipengaruhi oleh Hinduisme dan Buddhisme.

Di situs Ratu Boko ditemukan sebuah prasasti berangka tahun 792 M yang dinamakan Prasasti Abhayagiriwihara.

Isi prasasti tersebut mendasari dugaan bahwa Kraton Ratu Boko dibangun oleh Rakai Panangkaran.

Prasasti Abhayagiriwihara ditulis menggunakan huruh pranagari, yang merupakan salah satu ciri prasasti Buddha.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved