Makna Tingkatan dari Candi Borobudur, dari Kamadhatu hingga Arupadhatu

Rupanya tak sedikit masyarakat yang masih lupa bahkan tak tahu soal tingkatan di Candi Borobudur.

Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho
Suasana Candi Borobudur di Jawa Tengah. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, MAGELANG - Saking tersohornya Candi Borobudur sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya favorit, banyak yang tak ingat bahkan tak menahu soal tingkatan-tingkatan yang ada di Candi yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini.

Bukan sembarang bangunan, destinasi ini memiliki makna di setiap tingkatan lantai yang ada.

Berikut makna tingkatan dalam Candi Borobudur :

Borobudur sendiri dibangun dengan gaya Mandala yang mencerminkan alam semesta dalam kepercayaan Buddha.

Struktur bangunan berbentuk kotak dengan empat pintu masuk dan titik pusat berbentuk lingkaran.

Jika dilihat dari luar hingga ke dalam terbagi menjadi dua bagian yaitu alam dunia yang terbagi menjadi tiga zona di bagian luar, dan alam Nirwana di bagian pusat.

Candi Borobudur

Zona 1: Kamadhatu

(alam dunia yang terlihat dan sedang dialami oleh manusia sekarang)

Kamadhatu terdiri dari 160 relief yang menjelaskan Karmawibhangga Sutra, yaitu hukum sebab akibat. Menggambarkan mengenai sifat dan nafsu manusia, seperti merampok, membunuh, memperkosa, penyiksaan, dan fitnah.

Tudung penutup pada bagian dasar telah dibuka secara permanen agar pengunjung dapat melihat relief yang tersembunyi di bagian bawah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Setya Nugraha
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved