Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan salah satu candi hindu terkenal di Indonesia dan Dunia. Candi ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit tanah air.

Istimewa
Candi Prambanan di perbatasan Jateng dan DIY. 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, SLEMAN - Candi Prambanan merupakan salah satu candi Hindu terkenal di Indonesia bahkan dunia.

Candi ini terletak diantara dua provinsi yakni Kecamatan Prambanan Sleman dan Prambanan Klaten Jawa Tengah.

Destinasi ini menjadi salah satu tujuan wisata.

Saat ini pengelolaan dibawah naungan BUMN, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko.

Java Open Air

Sejarah

Candi Prambanan merupakan candi Hindu yang terbesar di Indonesia.

Sampai saat ini belum dapat dipastikan kapan candi ini dibangun dan atas perintah siapa, namun kuat dugaan bahwa Candi Prambanan dibangun sekitar pertengahan abad ke-9 oleh raja dari Wangsa Sanjaya, yaitu Raja Balitung Maha Sambu.

Dugaan tersebut didasarkan pada isi Prasasti Syiwagrha yang ditemukan di sekitar Prambanan dan saat ini tersimpan di Museum Nasional di Jakarta. Prasasti berangka tahun 778 Saka (856 M) ini ditulis pada masa pemerintahan Rakai Pikatan.

Bentuk, Luas dan Denah Candi

Denah asli Candi Prambanan berbentuk persegi panjang, terdiri atas halaman luar dan tiga pelataran, yaitu Jaba (pelataran luar), Tengahan (pelataran tengah) dan Njeron (pelataran dalam).

Halaman luar merupakan areal terbuka yang mengelilingi pelataran luar. Pelataran luar berbentuk bujur dengan luas 390 m2.

Pelataran ini dahulu dikelilingi oleh pagar batu yang kini sudah tinggal reruntuhan. Pelataran luar saat ini hanya merupakan pelataran kosong.

Belum diketahui apakah semula terdapat bangunan atau hiasan lain di pelataran ini.

Candi Prambanan
Candi Prambanan (Istimewa)

Di tengah pelataran luar, terdapat pelataran kedua, yaitu pelataran tengah yang berbentuk persegi panjang seluas 222 m2.

Pelataran tengah dahulu juga dikelilingi pagar batu yang saat ini juga sudah runtuh.

Pelataran ini terdiri atas empat teras berundak, makin ke dalam makin tinggi.

Di teras pertama, yaitu teras yang terbawah, terdapat 68 candi kecil yang berderet berkeliling, terbagi dalam empat baris oleh jalan penghubung antarpintu pelataran.

Di teras kedua terdapat 60 candi, di teras ketiga terdapat 52 candi, dan di teras keempat, atau teras teratas, terdapat 44 candi.

Seluruh candi di pelataran tengah ini mempunyai bentuk dan ukuran yang sama, yaitu luas denah dasar 6 m2 dan tinggi 14 m.

Hampir semua candi di pelataran tengah tersebut saat ini dalam keadaan hancur. Yang tersisa hanya reruntuhannya saja.

Ikuti kami di
KOMENTAR
253 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved