Museum Sandi

Museum Sandi yang ada di Kota Yogyakarta menyimpan sejarah panjang tentang persandian di Indonesia

Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho
Museum Sandi di Kotabaru Yogyakarta. 

Surat Keputusan Gubernur tersebut kemudian diatur lebih lanjut dalam sebuah perjanjian antara Pemda DIY dengan Lembaga Sandi Negara nomor 3/PERJ/SEKDA/IV/2013 dan PERJ.074/SU/HK.08.01/04/2013 tentang pinjam pakai barang milik daerah kepada Lembaga Sandi Negara. 

Koleksi di Museum Sandi Kota Yogyakarta.
Koleksi di Museum Sandi Kota Yogyakarta. (Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho)

Dengan telah ditandatanganinya perjanjian tersebut, Lembaga Sandi Negara berkewajiban untuk memanfaatkan tanah dan bangunan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Tujuan

Diperolehnya izin dari Gubernur DIY tentang pinjam pakai barang milik daerah kepada Lembaga Sandi Negara.

Membuat Lembaga Sandi Negara berkewajiban untuk memanfaatkan tanah dan bangunan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Oleh karenanya, menjawab tantangan yang ada, maka pendirian Museum Sandi memiliki tiga tujuan luhur, yaitu untuk menampilkan dan memelihara koleksi sandi yang bernilai sejarah guna menambah pengetahuan dan wawasan pengunjung tentang dunia persandian.

Koleksi di Museum Sandi Kota Yogyakarta.
Koleksi di Museum Sandi Kota Yogyakarta. (Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho)

Museum sandi sebagai wahana dan media pembelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda mengenai peranan persandian dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan negara kesatuan republik indonesia, dan Museum Sandi merupakan sarana sosialisasi persandian kepada masyarakat luas.

Koleksi

Koleksi Museum Sandi berupa barang asli atau replika peralatan sandi, meubeler, sepeda, patung, barang keseharian pelaku sejarah persandian, slide sistem sandi, dokumen lembaran kertas dan buku kode, gambar, foto, peta napak tilas sandi, lukisan kegiatan sandi dalam perundingan, diorama kegiatan kurir sandi dan suasana pedukuhan Dukuh.

Museum Benteng Vredeburg

Catatan Prestasi

Peran Museum Sandi dalam mengedukasi masyarakat semakin meningkat setelah menempati lokasi baru, yaitu di Jalan Faridan Muridan Noto No. 21, Kotabaru, Yogyakarta pada tanggal 29 Januari 2014.

Museum Sandi semakin aktif berperan serta dalam kancah permuseuman, baik di tingkat lokal maupun nasional dibuktikan dengan keterlibatan dalam berbagai festival, pameran, seminar, maupun program-program publik yang diselenggarakan Museum Sandi

Hal ini tidak terlepas dari tugasnya untuk mengelola museum dan melaksanakan edukasi budaya keamanan informasi. 

Inovasi yang dilakukan Museum Sandi membuahkan hasil diantaranya; meraih Anugerah Purwakalagrha dalam ajang Indonesia Museum Award 2016 dengan kategori Smart Museum/ Museum Pintar. 

Museum Sandi juga menjadi Museum Favorit Pengunjung dalam pameran Museum Goes to Campus 2017 di UNS dan Stand Museum dengan Pelayanan Terbaik pada saat mengikuti pameran ulang tahun Taman Mini Indonesia Indah tahun 2017. 

Tanpa diduga sebelumnya Museum Sandi kembali masuk nominasi Indonesia Museum Award 2018 dan 2019.

Koleksi di Museum Sandi Kota Yogyakarta.
Koleksi di Museum Sandi Kota Yogyakarta. (Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho)

Fasilitas

Pemandu

Anjungan Informasi Elektronik

Cryptogames bermedia touchscreen

Halaman selanjutnya

Ruang Pameran

...

Ikuti kami di
KOMENTAR
172 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved