Pemkot Yogyakarta Tak Ingin Gegabah Terapkan Konsep Pasar Halal untuk Pasar Beringharjo

Wacana yang digaungkan untuk menerapkan pasar halal di Pasar Beringharjo membuat pemkot berhati-hati sebelum meberapkannya

Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho
Bagian depan yang juga pintu masuk utama Pasar Beringharjo di Kota Yogyakarta 

TRIBUNJOGJAWIKI.COM, YOGYAKARTA - Belum lama ini Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mewacanakan penerapan pasar halal di Pasar Beringharjo.

Namun Pemerintah Kota Yogyakarta tak mau gegabah menerapkan hal tersebut.

Evi Wahyuni, Seksi Penataan Lahan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yogyakarta mengatakan sejatinya konsep tersebut cukup bagus.

Namun pihaknya akan berhati-hati betul jika ingin menerapkan hal tersebut.

"Pasar ini untuk semua orang tanpa melihat agama dan keyakinan. Untuk istilah halal coba dipertimbangkan lagi," katanya lewat sambungan WhatsApp, Jumat (31/1/2020).

Pasar Beringharjo

"Jangan sampai Beringharjo image-nya untuk agama tertentu," lanjutnya.

Kendati wacana tersebut dimunculkan, sejatinya Pasar Beringharjo telah menerapkan konsep pasar halal sesuai aturan.

Pihaknya pun juga rutin memberikan sosialisasi dan pembinaan terkait pasar halal di tiap pasar yang ada di Yogyakarta.

"Dari dulu sebenarnya sudah menerapkan konsep halal. Kami semua daging yang masuk pasar harus ada sertifikatnya. Kita monitoring, ada petugas jaga dini hari, jadi daging yang masuk dipertanyakan sertifikatnya," tambah Evi.

(TRIBUNNEWSWIKI/Wahyu Setya)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved