Rencana Awal 2020 Malioboro Jadi Semi Pedestrian Penuh Masih Digodog Pemkot Yogyakarta

Pemerintah Kota Yogyakarta masih menggodog rencana penerapan Semi Pedestrian penuh di Jalan Malioboro

TRIBUNNEWSWIKI
Becak dan wisatawan saat melintas di Jalan Malioboro 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta masih terus menggodog rencana penerapan Semi Pedestrian penuh di Malioboro'>Jalan Malioboro.

Pemerintah masih mengkaji berbagai kemungkinan dan hal lain untuk menerapkan kawasan Malioboro menjadi semi pedestrian penuh pada awal 2020 mendatang.

Wacananya bisa diterapkan di awal Januari atau Februari 2020 mendatang, Malioboro bisa sepenuhnya dijadikan sebagai kawasan semi pedestrian.

"Kita sedang mengkaji dan mempersiapkan untuk pelaksanaannya," kata Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Senin (25/11/2019) dikutip TribunnewsWiki.com dari TribunJogja.com.

Mempersiapkan hal tersebut berbagai upaya, simulasi, maupun evaluasi telah dilakukan pihaknya seperti menerapkan jadwal semi pedestrian diluar agenda rutin pada Selasa Wage.

Heroe mengatakan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi guna mewujudkan wacana tersebut. Pasalnya ada beberapa hal yang diperhatikan guna menerapkan kebijakan itu.

Seperti penataan pedagang, lingkungan sekitar, keamanan para wisatawan, parkir dan juga akses transportasi yang memudahkan para pengunjung untuk menuju Malioboro.

"Semoga di tahun terakhir 2019 ini kita bisa menemukan hal-hal yang bisa langsung kita eksekusi dan di 2020 bisa langsung diwujudkan," lanjut Heroe.

Heroe mengatakan, dalam menerapkan Malioboro menjadi semi pedestrian penuh pihaknya juga mesti berhati-hati dalam mengambil keputusan. Banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Ia tak ingin kebijakan yang diterapkan nantinya justru menjadi polemik dan masih banyak hal yang kurang baik

"Termasuk untuk penataan PKL, ini kan teman-teman yang lain masih melakukan perancangan untuk simulasi penataan. Termasuk pada sirip-sirip Malioboro," jabarnya.

Uji Coba di Hari Jumat dan Sabtu

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DIY, Sigit Sapto Raharjo menjelaskan, pihaknya masih melaksanakan kajian terkait dengan beberapa jalan di sirip-sirip Malioboro yang akan diberlakukan dua arah.

Pihaknya berencana untuk melakukan uji coba pada hari Jumat atau Sabtu di kemudian hari. Namun, hal ini masih akan menunggu hasil evaluasi dari uji coba yang akan dilaksanakan besok.

"Evaluasi ini kami lakukan komprehensif. Semua aspek dievaluasi, bagaimana dampak ke pedagang tanpa ada kendaraan dan sebagainya. Ini akan menjadi bahan masukan untuk menerapkan semi pedestrian di Malioboro," paparnya.

Dia juga meminta dukungan dari para warga masyarakat tentang program pemerintah ini demi kebaikan bersama. upaya ini, kata dia, merupakan salah satu kebijakan untuk kembali mewujudkan Malioboro yang bebas macet dan juga melestarikan nilai tradisional yang terkandung di dalamnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Wahyu Setya)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved